MAGELANG –www.ungkaprealita.com Kasus pencurian dengan kekerasan di Kabupaten Magelang menggegerkan warga. Seorang guru perempuan berusia 29 tahun di wilayah Kajoran menjadi korban penyerangan di rumahnya pada Senin (21/9/2026) dini hari.
Yang mengejutkan, polisi kemudian mengamankan seorang anak berusia sekitar 15 tahun yang diduga terlibat dalam kasus tersebut. Terduga pelaku ternyata merupakan siswa korban sendiri.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di rumah korban di Dusun Jarakan Barat, Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Saat itu korban berada di rumah bersama ayahnya yang sedang sakit.
Korban mendengar suara gedoran dari arah pintu. Ketika membuka pintu kamar, korban justru diserang oleh pelaku menggunakan benda keras.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala hingga harus mendapatkan jahitan. Tangannya juga mengalami lebam dan diduga mengalami keretakan. Korban sempat kehilangan kesadaran sebelum akhirnya meminta pertolongan warga dan dilarikan ke RSUD Tidar Kota Magelang untuk mendapatkan perawatan.
Terungkap Setelah Enam Hari
Kasus yang semula membuat warga bertanya-tanya akhirnya menemukan titik terang. Polisi mengamankan seorang anak berusia sekitar 15 tahun dari rumahnya pada Sabtu (26/9/2026).
Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri menyebut anak tersebut diamankan terkait dugaan pencurian dengan kekerasan.
Karena masih di bawah umur, perkara tersebut ditangani dengan mekanisme hukum bagi anak yang berhadapan dengan hukum.
Polisi kemudian mengungkap bahwa terduga pelaku merupakan siswa korban.
Kasat Reskrim Polresta Magelang Kompol La Ode mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga membawa linggis yang sebelumnya telah dipersiapkan untuk membobol rumah korban. Ketika aksinya diketahui korban, pelaku kemudian melakukan kekerasan.
Polisi menyebut motif sementara berkaitan dengan kebutuhan ekonomi. Namun, penyidik masih mendalami seluruh rangkaian kejadian dan kemungkinan keterlibatan dalam perkara lain.
Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan. Polisi juga memastikan penanganan terhadap terduga pelaku memperhatikan statusnya yang masih di bawah umur.
Redaksi

