Senin, Maret 2, 2026
Beranda blog Halaman 5

Bangun Sinergi, Kesbangpol Kunjungi IWOI untuk Cek Administrasi dan Keaktifan Organisasi

KARAWANG | UNGKAPREALITA.COM | Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karawang terus memperkuat hubungan dan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas), termasuk organisasi pers. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dan monitoring langsung ke sejumlah sekretariat ormas yang tersebar di wilayah Karawang. Salah satu yang dikunjungi adalah Sekretariat Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang di Perum Jasmine Village Melbourne Cluster, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur. Selasa (2/12/2025).

 

Kegiatan monitoring dipimpin oleh Kabid Kewaspadaan Nasional, H. Aep Saepudin, didampingi jajaran Kesbangpol, yakni Asep Jaenudin, H. Eka Sukarta, Endang, dan Riskom. Mereka melakukan pengecekan terhadap keberadaan sekretariat, kelengkapan administrasi, legalitas, serta keaktifan organisasi.

 

Dalam keterangannya, H. Aep Saepudin menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan amanat pemerintah untuk memastikan seluruh ormas terdata dengan baik dan menjalankan kegiatan secara tertib.

 

“Kami memang tidak membangun jembatan atau sekolah, tetapi tugas kami tidak terlihat nyata namun sangat fundamental. Kami memastikan organisasi masyarakat berjalan sesuai aturan, tertib, dan terdata dengan baik demi menjaga stabilitas daerah,” ujarnya.

 

Saat ini, tercatat 487 ormas di Kabupaten Karawang. Namun, baru sekitar 60 persen yang memiliki sekretariat aktif dan terverifikasi.

 

“Keberadaan sekretariat menjadi salah satu syarat penting dalam pendataan. Karena itu, verifikasi faktual ini harus terus dilakukan agar data keanggotaan dan aktivitas organisasi benar-benar valid,” jelasnya.

 

Kesbangpol juga menekankan arahan Pemerintah Provinsi terkait pentingnya pembaruan data dan verifikasi ulang anggota ormas agar pembinaan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

 

Pada kesempatan itu, Aep memberikan apresiasi khusus kepada IWOI Karawang yang dinilai terbuka dan aktif dalam menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah.

 

“Kami sangat menyambut baik kolaborasi dengan IWOI. Sinergi seperti ini penting untuk membangun ruang organisasi masyarakat yang sehat dan tertib di Karawang,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan bahwa organisasi wartawan memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menghadirkan informasi pembangunan daerah yang akurat dan faktual.

 

Ditempat yang sama, Ketua IWOI DPD Karawang, Syuhada Wisastra, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan pembinaan yang dilakukan Kesbangpol. Menurutnya, monitoring seperti ini dapat memperkuat legalitas, transparansi, serta arah pembinaan organisasi.

 

“Kami menyambut baik kehadiran Kesbangpol. Ini adalah wujud pengawasan sekaligus pembinaan dari pemerintah agar organisasi wartawan tetap sehat, legal, dan menjalankan fungsi sosialnya dengan benar,” ujar Syuhada.

 

Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Sekjen IWOI Karawang, Amrini Handayani, Koordinator Humas dan Hubungan Eksternal, Muhammad Rifai, serta jajaran pengurus lainnya.

 

Syuhada menegaskan bahwa IWOI Karawang siap memberikan seluruh dokumen yang dibutuhkan, mulai dari legalitas organisasi, struktur kepengurusan, hingga program kerja.

 

“Kami ingin menunjukkan bahwa IWOI hadir bukan hanya sebagai organisasi profesi, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah dalam penyebaran informasi yang akurat dan berimbang,” tambahnya.

 

Dalam sesi dialog, IWOI Karawang memaparkan sejumlah program yang tengah dan akan dilaksanakan, termasuk peningkatan kompetensi jurnalis, kegiatan sosial, dan persiapan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Desember 2025.

 

Monitoring ditutup dengan diskusi terbuka mengenai peran pers di era digital, tantangan media online, serta pentingnya menjaga etika jurnalistik dan profesionalisme.

 

Kesbangpol berharap silaturahmi dan monitoring ini dapat memperkuat hubungan pemerintah daerah dengan seluruh ormas, termasuk organisasi pers.

 

“Tujuan kami adalah memastikan semua ormas tetap aktif, tertib, dan berkontribusi positif bagi daerah,” kata Aep.

 

Sementara itu, Syuhada berharap komunikasi tersebut akan terus berlanjut demi terciptanya ekosistem media yang sehat dan kondusif di Kabupaten Karawang.

“Sinergi sangat penting. Kami siap berkolaborasi untuk mendukung kemajuan Kabupaten Karawang,” tutupnya.

(IL)

Masjid Agung Karawang Punya Nahkoda Baru, Bupati Aep: Jadikan Pusat Keagamaan yang Lebih Maju

Karawang – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh resmi melantik pengurus baru Masjid Agung Karawang periode 2025–2029 pada Selasa, 2 Desember 2025. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Husni Hamid dan dihadiri unsur Forkopimda, OPD terkait, serta perwakilan TNI–Polri Kabupaten Karawang.

 

Pengangkatan pengurus baru ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karawang Nomor 100.3.3.2/Kep.383-Huk/2025. Dalam kepengurusan baru tersebut, H. Zeni Zaelani ditetapkan sebagai Ketua Pengurus Masjid Agung Karawang.

 

Dalam sambutannya, Bupati Aep berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik dan mampu membawa Masjid Agung Karawang menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang lebih maju.

 

“Semoga pengurus baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadikan Masjid Agung Karawang sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang lebih baik di masa depan,” ujar Bupati.

 

Ia menambahkan, keberadaan pengurus baru diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program keumatan dan sosial yang lebih terarah serta bersinergi dengan pemerintah daerah.

 

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Agung Karawang H. Zeni Zaelani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia berkomitmen untuk bekerja secara maksimal dalam memajukan masjid kebanggaan masyarakat Karawang tersebut.

 

 “Kami akan bekerja keras untuk memajukan Masjid Agung Karawang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut,” kata Zeni.

 

Juru bicara Ketua Masjid Agung Karawang, Nahrowi, menegaskan bahwa pengurus baru akan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan jemaah serta pengembangan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial.

 

 “Kami akan terus meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan dan sosial, serta memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Kami berharap masyarakat Karawang dapat terus mendukung,” ujarnya.

 

Nahrowi juga menekankan pentingnya menjadikan Masjid Agung Karawang sebagai simbol keberagaman dan toleransi di daerah tersebut.

 

Dengan dilantiknya pengurus baru ini, Masjid Agung Karawang diharapkan semakin berperan sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat menuju Karawang yang lebih religius dan harmonis.

(IL)

Kabel PLN Kendur di Depan Alfamart Gunungtua, Warga Desak Perbaikan Sebelum Ada Korban

Subang | UNGKAPREALITA.COM | Kabel listrik PLN dibiarkan menjuntai rendah di depan Alfamart Desa Gunungtua, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang. Kondisi ini membuat warga geram karena kabel berada persis di jalur padat kendaraan dan aktivitas warga, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan dan korsleting.

 

Pantauan pada Jumat (28/11/2025), kabel tampak hampir menyentuh badan jalan. Kendaraan besar seperti truk dan mobil bak terbuka sudah beberapa kali terlihat menghindari titik tersebut karena khawatir tersangkut.

 

“Ini sangat membahayakan. PLN harusnya cepat turun tangan, bukan menunggu ada korban,” tegas warga setempat.

 

Karyawan Alfamart juga resah karena kabel berada tepat di area keluar-masuk pelanggan, sehingga dianggap mengancam keselamatan masyarakat yang beraktivitas di lokasi itu.

 

Perangkat Desa Gunungtua mengatakan sudah melaporkan situasi tersebut kepada PLN. Namun warga menilai respons PLN lambat, karena hingga Jumat sore kabel belum juga diperbaiki.

 

“Kami sudah sampaikan ke PLN. Warga hanya ingin masalah ini ditangani sebelum ada insiden,” kata perangkat desa.

 

Warga kini mendesak PLN mengambil tindakan cepat, menegaskan bahwa keselamatan publik tidak boleh diabaikan.

(IL)

RESMI MASUK PARTAI GERINDRA, SIKAP POLITIK BARU SANG WAKIL BUPATI GUNUNGKIDUL

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto, resmi menyatakan sikap politiknya dengan bergabung sebagai kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Kepastian itu ia sampaikan saat datang ke kantor DPD Gerindra DIY, Rabu (26/11/2025).

‎Joko Parwoto menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dan menegaskan bahwa keputusan tersebut telah melalui proses pertimbangan panjang.

‎Wakil Bupati Gunungkidul, Joko Parwoto menegaskan pilihannya bergabung dengan partai Gerindra dengan dirinya melihat seluruh program-program yang dicanangkan Presiden Prabowo adalah program yang pro rakyat.

‎”Beliau (Prabowo) membangun dari desa, dari pinggiran. Selain MBG, ada juga program maritim, sekolah rakyat, KDMP, dan banyak sekali. Intinya program-program bagus ini yang perlu didukung,” ujar Joko Parwoto.

Menurut Joko, langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat sinergi pemerintahan di Kabupaten Gunungkidul agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Ini dalam rangka memperkuat kepemerintahan yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Setelah saya masuk Gerindra, semoga pemerintahan bisa bersinergi dan lebih bermanfaat untuk masyarakat banyak,” ungkapnya.

‎Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya  (Gerindra) Kabupaten Gunungkidul Purwanto ST saat dikonfirmasi awak media mengatakan, bahwa Kartu Tanda Anggota (KTA) Wabup Gunungkidul ini telah terbit dan diserahkan pada Rabu, (26/11/2025).

‎”Bapak Joko Parwoto Wakil Bupati Gunungkidul sudah ber KTA Gerindra mas, saya yang menyerahkan secara langsung Kemarin,” ungkap Purwanto, Kamis, (27/11/2025) melalui pesan singkat WhatsApp.

‎Ia menjelaskan saat ini memang dibutuhkan sinergitas yang intensif antara pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengawal program presiden Prabowo.

‎”Presiden Prabowo memiliki visi dan misi untuk memajukan Indonesia, kita tau visi beliau itu Indonesia emas 2045 jadi, masuknya pak Wabup ini sudah benar dan pas untuk mewujudkan program pemerintah pusat di daerah,” tegasnya.

‎”Partai Gerindra adalah partai yang terbuka untuk siapapun,” imbuhnya.

‎Dengan bergabungnya Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto, Purwanto Juga mengklaim akan banyak tokoh Gunungkidul yang akan ikut bergabung masuk ke Partai Gerindra.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Transaksi BBM PUPR Karawang Dinilai Janggal, Inspektorat–BPK Diminta Bongkar Dugaan Penyimpangan

KARAWANG – Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diminta untuk segera mengaudit pembelian BBM atau solar diduga subsidi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang.

 

Diketahui, pembelian solar untuk bahan bakar alat berat Dinas PUPR Karawang ini dikelola Bidang Sumber Daya Air (SDA). Yaitu dimana setiap pembeliannya di SPBU tertentu mencapai 600 liter.

 

Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Asep Agustian SH, MH, mempertanyakan, apakah pembelian BBM ini sudah ada MoU antara Dinas PUPR dengan pihak SPBU terkait. Kalau pun ada, maka hal tersebut tidak dibenarkan.

 

Karena ditegaskan, seharusnya Dinas PUPR Karawang melakukan MoU langsung dengan pihak Pertamina terkait kebutuhan BBM atau solar untuk operasi alat berat.

 

“Ini karena mereka membeli langsung dari SPBU tertentu dengan menggunakan mobil plat merah bak terbuka, akhirnya menjadi pertanyaaan publik. Jangan-jangan mereka membeli BBM atau solat subsidi,” tutur Asep Agustian, Rabu (26/11/2025).

 

Askun (sapaan akrab) mempertanyakan berapa liter sebenarnya kebutuhan BBM atau solar Dinas PUPR setiap harinya untuk mengoperasikan alat berat. Karena dalam satu titik SPBU saja bisa mencapai 600 liter.

 

Sementara berdasarkan informasi yang ia dapat, dalam satu hari Dinas PUPR Karawang membeli BBM atau solat di tiga titik SPBU yang berbeda.

 

“Ya itu kelemahannya, karena mereka sepertinya tidak ada MoU langsung dengan Pertamina. Coba kalau ada MoU, mereka tidak perlu repot-repot belanja di SPBU setiap hari, karena nanti diantar langsung Pertamina ke Dinas PUPR,” katanya.

 

“Dan kalau ada MoU langsung dengan Pertamina, maka akan lebih jelas pertanggungjawabannya. Tidak memunculkan kecurigaan publik seperti saat ini (membeli BBM subsidi),” timpal Askun.

 

Atas persoalan ini, Askun meminta inspektorat dan BPK untuk segera mengaudit pembelian BBM di Bidang SDA Dinas PUPR Karawang. Dengan harapan setiap proses pembelian BBM ini lebih tertib administrasi dan untuk meminimalisir tindak pidana mark up atau korupsi.

 

“Saya minta Inspektorat dan BPK untuk mengaudit, supaya kita tahu yang dibeli BBM subsidi atau non subsidi dan benar gak peruntukannya,” tandasnya.

 

Sementara saat dikonfirmasi wartawan lewat pesan WhatsApp (WA), Samsul – Kepala UPTD Dinas PUPR Karawang menegaskan, bahwa pembelian BBM yang dilakukan adalah non subsidi berupa BBM Pertamina dex. Karena menurutnya yang tidak diperbolehkan adalah pembelian bio solar.

 

Namun sampai berita ini masuk meja redaksi, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai berapa sebenarnya kebutuhan BBM Dinas PUPR setiap harinya?. Dan apakah Dinas PUPR telah melakukan MoU dengan SPBU tertentu atau Pertamina dalam setiap pembelian BBM-nya.***

(IL)

BENTUK PENGEMBANGAN BUDAYA LOKAL, GELAR POTENSI BUDAYA KALURAHAN KATONGAN BERTAJUK “BUDAYA RINEKSA MRIH RAHARJA”

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar, Gunungkidul menggelar Potensi Budaya dengan tema “Budaya Rineksa Mrih Raharja” Rabu (26/11/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk pelestarian budaya lokal ditengah gempuran pengaruh globalisasi.

Lurah Katongan Jumawan mengatakan, tema “Budaya Rineksa Mrih Raharja” dipilih karena memiliki arti mendalam. Dimana fase tersebut memiliki arti, Budaya dijaga, dilindungi, demi kesejahteraan, memelihara budaya, untuk mencapai kemakmuran serta kedamaian.

“Budaya memiliki arti budi atau akal, yang berkaitan dengan karya manusia seperti cipta, rasa, karsa manusia. Rineksa memiliki dijaga, dilindungi. Mrih Raharja memiliki makna sejahtera, makmur, aman, tentram, damai,” ucap Jumawan.

Lebih rinci Jumawan menjelaskan, pagelaran Potensi Budaya menampilkan beragam kekayaan seni budaya lokal yang dimiliki Kalurahan Katongan. Adapun seni pertunjukan diantaranya, seni reog, seni jathilan, seni karawitan dan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang menghadirkan dalang lokal.

“Pagelaran budaya juga sebagai wadah UMKM yang menggabungkan pameran produk dan pertunjukan seni budaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif lokal,” paparnya.

“Kegiatan Gelar Potensi Budaya ini didanai langsung dari BKK dana keistimewaan (Danais),” sambungnya.

Digelarnya gelar Potensi Budaya diharapkan masyarakat Katongan agar lebih menjaga warisan budaya lokal, memperkenalkan kepada masyarakat luas, sekaligus mendorong minat generasi muda terhadap budaya, serta dapat menjadi sarana promosi wisata dan ekonomi kreatif desa.

Kalurahan Katongan telah ditetapkan sebagai Kalurahan Mandiri Budaya dan kini dalam tahap pengembangan potensi budaya dan pariwisata melalui program yang diinisiasi oleh Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

HIDROMETEOROLOGI, PEMKAB DIY PERPANJANG STATUS SIAGA DARURAT BENCANA

YOGYAKARTA | ungkaprealita.com – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta secara resmi memperpanjang status siaga darurat bencana hidrometeorologi. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bahaya banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah DIY.

‎Perpanjangan status tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur DIY Nomor 388 Tahun 2025 tentang Penetapan Perpanjangan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi (Banjir, Tanah Longsor, dan Cuaca Ekstrem) di Daerah Istimewa Yogyakarta.

‎Masa Berlaku Perpanjangan Status Berdasarkan keputusan tersebut, status siaga darurat bencana ini diperpanjang, terhitung mulai 20 November 2025 hingga 19 Desember 2025.

‎Keputusan perpanjangan ini didasarkan pada pertimbangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, serta telah ditetapkannya Keputusan Gubernur DIY Nomor 347 Tahun 2025 sebelumnya mengenai Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi.

‎Keputusan Diktum KESATU: “Menetapkan Perpanjangan Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi (Banjir, Tanah Longsor dan Cuaca Ekstrem) di Daerah Istimewa Yogyakarta, terhitung sejak tanggal 20 November 2025 sampai dengan 19 Desember 2025.”

‎Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan instruksi tegas kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY. Instruksi tersebut untuk Penanggulangan Bencana dalam upaya pencegahan dan penanggulangan.

‎Instruksi tersebut termaktub dalam Diktum KETIGA: “untuk mengkoordinasikan perangkat daerah dalam menyusun program dan kegiatan siaga darurat bencana hidrometeorologi sebagai antisipasi penanggulangan bencana.”

‎Dengan perpanjangan status tersebut, seluruh elemen masyarakat dan perangkat daerah diimbau untuk tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem, khususnya menjelang puncak musim hujan.

Status ini juga dapat diperpanjang kembali sesuai dengan kondisi dan perkembangan di lapangan.

(Red/Arfian)

CV Lubang Satu Tuntut Pertanggungjawaban atas Pembatalan Sepihak SPK oleh Dinas Pertanian

0

KARAWANG |UNGKAPREALITA.COM| Perusahaan kontraktor CV Lubang Satu menyatakan keprihatinan mendalam terhadap dugaan pembatalan sepihak Surat Perjanjian Kerja (SPK) oleh Dinas Pertanian Kabupaten Karawang. Kesepakatan kerjasama tersebut sebelumnya meliputi proyek infrastruktur di wilayah Kecamatan Tirtajaya dan Tempuran, namun tiba-tiba dinyatakan batal tanpa pemberitahuan yang memadai.

 

Menurut Direktur Utama CV Lubang Satu, Dedi Iskandar (“KDI”), pembatalan itu terjadi padahal perusahaan telah mempersiapkan tenaga kerja, estimasi biaya, dan perangkat operasional berdasarkan informasi SPK yang telah disetujui secara komunikatif.

 

Berdasarkan keterangan oleh staf perusahaan, Bobi, SPK awalnya dikomunikasikan secara meyakinkan kepada CV Lubang Satu, yang kemudian mulai mempersiapkan pelaksanaan proyek infrastruktur tersebut. Namun kurang dari satu minggu setelah komunikasi tersebut, pihak Dinas Pertanian diduga membatalkan secara sepihak pelaksanaan SPK.

Pembatalan ini, menurut keterangan perusahaan, berasal dari instruksi langsung Kepala Dinas Pertanian.

 

“Kami sangat menyesalkan adanya keputusan sepihak seperti ini. Apalagi sebelumnya kami telah mendapatkan informasi bahwa SPK sudah dinyatakan ada dan siap dijalankan,” ujar Dedi Iskandar. (Senin 24/11/2025)

 

CV Lubang Satu menilai pembatalan ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil terkait persiapan biaya, tenaga kerja, dan alat kerja  tetapi juga berdampak negatif pada reputasi perusahaan serta hubungan kemitraan bisnis yang telah dirintis. Pimpinan perusahaan menyatakan bahwa mereka telah melakukan persiapan matang dengan estimasi sumber daya sesuai tuntutan proyek, yang kini harus ditanggung sendiri akibat ketidakpastian kebijakan pembatalan.

 

Menyikapi kondisi tersebut, perusahaan menyampaikan harapan agar instansi terkait menunjukkan sikap profesional dan bertanggung-jawab.

 

“Kami tidak menuntut berlebihan. Jika memang kegiatan tersebut dibatalkan, maka seharusnya ada pengganti pekerjaan lain dengan nilai setara. Itu bentuk tanggung jawab moral sekaligus menjunjung etika kemitraan,” lanjut Dedi Iskandar.

 

Meski kecewa, pihak perusahaan tetap membuka ruang komunikasi dengan Dinas Pertanian agar permasalahan segera diselesaikan secara baik, profesional, dan tidak merugikan salah satu pihak.

 

Hingga pemberitaan ini diturunkan, pihak Dinas Pertanian Kabupaten Karawang belum memberikan klarifikasi resmi atas dugaan pembatalan sepihak tersebut. CV Lubang Satu berharap agar kasus ini menjadi pelajaran dalam tata kelola kemitraan pemerintah-swasta, agar lebih transparan dan tertib secara administrasi.

(IL)

Program Asih Salira: Karang Taruna Bergerak Menata Lingkungan di Desa Cikarang

KARAWANG |UNGKAPREALITA.COM| Aksi peduli lingkungan kembali dilakukan Karang Taruna melalui kegiatan Asih Salira yang digelar di Dusun Banteng Ompong, Desa Cikarang, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Sabtu (22/11/2025). Kegiatan ini diinisiasi oleh Karang Taruna Desa Cikarang bekerja sama dengan Karang Taruna Kecamatan Cilamaya Wetan.

 

Aksi bersih-bersih aliran sungai Skunder tersebut diikuti oleh berbagai unsur, di antaranya Dinas PUPR Bidang SDA, Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang, PJT, BBWS, Satpol PP Kecamatan Cilamaya Wetan, Pemerintah Desa, serta masyarakat setempat. Kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah liar di kawasan permukiman dan drainase lingkungan sekitar Dusun Banteng Ompong.

 

Kepala Desa Cikarang, Muklisin, mengapresiasi sinergi lintas sektor yang terlibat dalam kegiatan ini. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti kepedulian berbagai pihak terhadap kebersihan lingkungan di wilayahnya.

 

“Terima kasih kepada Bapak Bupati, tim Rescue, Dinas PUPR, DLH, serta Karang Taruna kecamatan dan desa, juga Pol PP yang sudah ikut dalam aksi Asih Salira membersihkan sampah liar di Dusun Banteng Ompong RT 17/05,” ujar Muklisin.

 

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Meski alat berat belum dapat diturunkan dalam aksi kali ini, ia menilai kegiatan ini sudah menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih bersih.

 

“Semoga progres kegiatan ini bisa lebih bermanfaat bagi warga Desa Cikarang dan masyarakat Karawang pada umumnya. Kami juga mohon doa agar bank sampah yang kami rencanakan bisa berjalan dan berkolaborasi dengan DLH, PUPR, dan tim Rescue,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang Candra Caniago, SH menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial pemuda terhadap lingkungan. Ia menegaskan komitmen Karang Taruna untuk terus mendukung program kebersihan dan edukasi pengelolaan sampah.

 

“Ini bukan hanya soal bersih-bersih, tetapi bagaimana kita mengubah kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Ke depan, kami ingin masyarakat terlibat dalam pengelolaan sampah mandiri melalui bank sampah,” ujarnya.

 

Ketua Karang Taruna Kecamatan Cilamaya Wetan, Ahmad Jaelani, juga memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini. Ia menilai semangat gotong royong menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan sehat dan berkelanjutan.

 

“Kegiatan ini berhasil karena adanya kerja sama semua pihak.Terimakasih kepada Ketua Karang taruna Desa Cikarang kang Rudi hartono, beserta Seluruh jajaran pengurus nya, Kami berharap aksi seperti ini dapat dilakukan rutin dan menjadi budaya bersama,” katanya.

 

Aksi bersih-bersih Asih Salira ini diharapkan mampu menjadi contoh nyata gerakan peduli lingkungan di tingkat desa dan kecamatan, serta memperkuat kampanye Karawang sebagai daerah yang indah, tertib, aman, dan bersih

(RED)

Semarak Seleksi Duta Pelajar Karang Taruna Karawang 2025, Ratusan Peserta Bersaing

0

KARAWANG |UNGKAPREALITA.COM| Karang Taruna Kabupaten Karawang menggelar seleksi wawancara Lomba Duta Pelajar Karang Taruna Kabupaten Karawang 2025. Agenda ini diikuti sebanyak 150 peserta dari berbagai sekolah tingkat SMA, SMK, MAN, sederajat, serta Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di wilayah Kabupaten Karawang.

 

Seleksi wawancara menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian pemilihan Duta Pelajar Karang Taruna Kabupaten Karawang 2025. Dari tahapan ini, akan dipilih 20 finalis terbaik yang terbagi menjadi 10 putra dan 10 putri untuk melaju ke babak final dan memperebutkan gelar juara.

 

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor BKPSDM Karawang dengan kehadiran sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karawang Ns. Kurniasih, MARS, Camat Karawang Barat Agus Somantri, serta Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang Dhani Sudirman beserta jajaran pengurus.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang Dhani Sudirman menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada seluruh peserta yang mengikuti seleksi. Ia berharap generasi muda dapat memahami dan berperan aktif dalam organisasi Karang Taruna.

 

“Semoga Karang Taruna terus membumi, mengakar, dan generasi muda dapat memahami serta menjalankan organisasi dengan baik ke depannya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karawang Ns. Kurniasih, MARS menyampaikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ajang ini. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Karawang.

 

“Kami sangat mengapresiasi agenda Lomba Duta Pelajar Karang Taruna ini. Semoga dapat memberikan manfaat dan membawa Kabupaten Karawang lebih maju,” tuturnya.

 

Pada kesempatan lain, Ketua Panitia Pelaksana dr. Very Sukma menjelaskan bahwa para peserta menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi selama proses seleksi wawancara berlangsung. Ia berharap finalis terpilih nantinya mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

“Dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, para peserta mengikuti seleksi ini dengan harapan dapat menjadi bagian dari Karang Taruna Kabupaten Karawang serta membawa perubahan positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

(IL)