Senin, November 2, 2026
Beranda blog Halaman 34

Dopper Shooting Club Bersama Lanud Adisutjipto Jalin Kerjasama Bidang Sosial dan Pembinaan Atlet Muda

YOGYAKARTA | ungkaprealita.com – Dopper Shooting Club terus memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Terbaru, klub menembak ini menggelar audiensi dengan Kepala Dinas Potensi Dirgantara (Kadispotdirga) Lanud Adisutjipto, Kolonel Pnb Sony Pranomo, S.T., I.Pol., untuk membahas program kerjasama yang berkelanjutan.

Yusuf Randie, S.H., Ketua Dopper Shooting Club sekaligus Direktur Kantor Hukum Eshar & Rekan, menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan wujud komitmen Dopper Shooting Club untuk berkontribusi lebih luas kepada masyarakat.

“Dopper Shooting Club berkomitmen untuk menjalin kerjasama yang erat dengan Lanud Adisutjipto, dengan fokus utama pada dua bidang. Pertama, kami ingin bersama-sama menggelar kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di sekitar Lanud Adisutjipto,” tegas Yusuf Randie, S.H., Ketua Dopper Shooting Club sekaligus Direktur Kantor Hukum Eshar & Rekan.

“Kedua, kami ingin berkontribusi dalam pembinaan atlet menembak sejak usia dini, agar semakin banyak bibit-bibit muda berbakat yang dapat mengharumkan nama bangsa,” imbuhnya.

Kadispotdirga Lanud Adisutjipto, Kolonel Pnb Sony Pranomo, S.T., I.Pol., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dopper Shooting Club dan menyatakan dukungannya penuh terhadap kerjasama ini. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Dopper Shooting Club atas audiensi ini. Kami sangat mendukung kegiatan ini karena menambah sinergi positif antara Lanud Adisutjipto dengan masyarakat,” ujarnya.

Mayor Tek Suhardi, S.Pd., yang turut hadir dalam audiensi, menambahkan bahwa pihaknya mengapresiasi Dopper Shooting Club atas kerjasamanya dengan Lanud Adisutjipto, khususnya dalam menjaring atlet muda dan bersinergi dalam bidang sosial.

Perwakilan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Dopper, Muhammad Rezky Immawan, S.H., M.H., beserta staf,Mukhtar Hakim harahap, S.H.
juga hadir untuk memberikan dukungan hukum terhadap program-program yang akan dijalankan.

Serda Agung Nugroho, yang juga terlibat dalam audiensi, berharap agar kerjasama ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

Audiensi ini menjadi langkah konkret dalam mempererat hubungan antara Dopper Shooting Club dan Lanud Adisutjipto, serta mewujudkan program-program yang bermanfaat bagi kemajuan olahraga menembak dan kesejahteraan masyarakat Yogyakarta.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

GEGARA TALI BALIHO, SEORANG PRIA ALAMI KECELAKAAN HINGGA TEWAS

BANTUL (DIY) | ungkaprealita.com – Kecelakaan lalu lintas menimpa seorang pengendara sepeda motor di Jalan Imogiri Barat, tepatnya di Padukuhan Ngancar, Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, D.I.Yogyakarta pada Senin (6/10/2025) malam.

Diketahui, korban seorang laki-laki berinisial AM (49), warga Padukuhan Bakung, Kalurahan Bangunharjo, Bantul. Korban mengalami cedera berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menerangkan, bahwa peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AB 3735 XB melaju cukup kencang dari arah utara ke selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, korban tidak menyadari bahwa adanya tali baliho yang terpasang dan melintang dengan ketinggian rendah di ruas jalan tersebut.

“Motor korban langsung oleng dan terjatuh setelah menabrak tali baliho,” terang Rita kepada awak media Selasa (7/10/2025) siang.

Lebih lanjut dijelaskan, kerasnya benturan membuat korban tidak sadarkan diri. Meski sempat dievakuasi ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Rita menerangkan bahwa baliho yang melintang di jalan tersebut awalnya sempat tersangkut pada badan truk kontainer sehingga posisinya turun ke bawah.

“Penyebabnya adalah karena baliho dipasang terlalu rendah sehingga mudah tersangkut kendaraan besar,” ujarnya.

“Hasil olah TKP menunjukkan baliho tidak dipasang di tempat yang seharusnya,” imbuh Rita.

Kepolisan mengimbau kepada seluruh pihak, terutama yang bertanggung jawab memasang atribut reklame di tepi jalan, untuk memastikan pemasangannya tidak membahayakan pengguna jalan. Tali atau kawat yang melintang di jalan raya sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Gebrakan Kejagung Pulihkan Kerugian Negara

NASIONAL | ungkaprealita.com – Komitmen institusi Kejaksaan Agung (Kejagung) RI dalam memulihkan kerugian negara hasil tindak pidana korupsi ataupun tindak kejahatan ekonomi lainnya mendapat apresiasi dari masyarakat. Terbaru, kerja nyata lembaga Adhyaksa itu dibuktikan melalui penyerahan aset Barang Rampasan Negara kepada PT Timah Tbk dalam sebuah acara resmi yang digelar di Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (6/10/2025).

Dilakukan oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin dan disaksikan langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Adapun, sejumlah aset yang telah berhasil dirampas melalui putusan pengadilan dan telah resmi diserahkan kepada PT Timah Tbk melalui Kementerian Keuangan dengan total nilai taksiran mencapai Rp1,45 triliun.

Ata bukti konkret itu, banjir apresiasi pun tertuju pada ST Burhanuddin beserta institusi yang dipimpinnya.  Apresiasi itu salah satunya datang dari dunia pers melalui Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F. Ismail.

Yakub menilai keberhasilan Kejagung merampas dan memulihkan aset dan kerugian negara ini membuktikan betapa layak dan pantas lembaga ini diberi penghargaan khusus.

“Dari pencapaian itu, tidak ada alasan bagi Presiden Prabowo Subianto untuk tidak memberikan atensi khusus kepada institusi ini,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Tenaga Ahli dan Terampil Konstruksi Indonesia (Astakoni) itu, Selasa (7/10).

Lebih lanjut, Direktur Lembaga Riset dan Survei Opini Publik INISIATOR itu mengatakan, kini saatnya pemerintah perlu memperkuat peran yang dimainkan Kejaksaan dalam memulihkan aset negara yang dijarah koruptor.

“Upaya memperkuat lembaga tersebut, salah satu dengan cara memperkuat payung hukum untuk penguatan peran dan fungsi pemulihan aset pada Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejagung yang sejauh ini masih belum optimal,” ujar Yakub.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Perusahaan Konstruksi Indonesia (Asperkoni) itu menambahkan bahwa momentum memperkuat kapasitas BPA Kejaksaan itu kini cukup terbuka seiring pembahasan RUU Perampasan Aset yang sebentar lagi rampung.

“Harapan besar kita tentu dalam RUU Perampasan Aset ini, perlu dipertimbangkan penguatan regulasi BPA agar berperan lebih maksimal dalam upaya penelusuran hingga eksekusi pemulihan aset itu sendiri,” terangnya.

Sekretaris Jenderal Forum Lintas Jasa Konstruksi (FLAJK) itu menyoroti salah satu kelemahan di balik upaya pemulihan aset hasil korupsi dan tindak kejahatan ekonomi ini terletak pada fragmentasi kewenangan yang tersebar di beberapa lembaga yang membuat fokus pemulihan aset ini menjadi kurang efektif akibat tumpang tindih kewenangan dan sering terjadi konflik kepentingan antar lembaga.

“Karena itu, harapan besar agar RUU Perampasan Aset ini mempertegas dan memperjelas peran sentral BPA dalam melakukan kerja-kerja pemulihan aset ini tanpa terhalang oleh lembaga lain yang tidak perlu,” ungkapnya.

“Di samping jika dilihat dari kesiapan infrastruktur dan sumber daya, Kejaksaan sebetulnya lebih siap untuk mengemban tugas dan tanggung jawab penuh untuk urusan ini, tanpa harus dibagi pada lembaga-lembaga lain yang hanya menimbulkan ketidakefektifan perampasan aset itu sendiri,” pungkasnya.

Penulis: Redaksi.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Kasus Asusila Vcs HN Akan Dibuka Kembali, Singgih Januratmoko: Partai Golkar Belum Memberikan Sanksi

YOGYAKARTA | ungkaprealita.com – Kasus video asusila yang melibatkan salah satu unsur pimpinan DPRD Kabupaten Gunungkidul inisial HN masih terus bergulir. DPD Partai Golkar DIY akan membuka kembali kasus HN setelah Musyawarah Daerah Partai Golkar Gunungkidul pada akhir tahun 2025.

Ketua DPD Golkar DIY Singgih Januratmoko mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti kasus video asusila HN yang sempat viral beberapa waktu lalu. Ia meminta masyarakat untuk bersabar karena saat ini Golkar Gunungkidul masih mempersiapkan gelaran Musda.

“Saya meminta semuanya bersabar, tunggu dulu hingga Musda selesai. Penanganan dugaan kasus ini penting bagi Partai Golkar untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat,” ucap Singgih kepada awak media Minggu (5/10/2025).

Pada sidang paripurna Badan Kehormatan (BK) DPRD Gunungkidul telah memberikan sanksi teguran lisan dan tertulis terhadap HN. BK menilai video asusila HN adalah sebagai pelanggaran etik. Kendati demikian, Partai Golkar yang menaungi HN belum memberikan sanksi apapun terkait persoalan tersebut.

Video asusila yang menjerat HN bukan hanya mencoreng partainya saja. Namun juga mencederai kepercayaan masyarakat terhadap anggota DPRD yang seharusnya bisa menjadi contoh teladan bagi konstituennya.

DPD Golkar bisa membentuk tim khusus untuk menuntaskan kasus salah satu kadernya itu. Partai berlogo pohon beringin itu berkomitmen akan menyelesaikan pelanggaran etik HN sesuai dengan mekanisme dan aturan partai.

Penulis: Hm_.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Duduk di Tengah Jalan Seorang Pria Tewas Diseruduk Motor

KULONPROGO (DIY) | ungkaprealita.com – Seorang pria paruh baya berinisial H (52) tewas secara tragis setelah ditabrak sepeda motor di Jalan Brosot-Nagung, Kalurahan Panjatan, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulonprogo, D.I.Yogyakarta, pada Senin (6/10/2025) dini hari. Korban ditemukan dalam posisi duduk di tengah badan jalan sesaat sebelum kecelakaan maut terjadi.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko menjelaskan, insiden kecelakaan bermula saat BS (28), warga Panjatan, mengendarai sepeda motor Honda Tiger bernomor polisi AB 2125 CL. Ia melaju dari arah Nagung di jalanan yang sepi dan gelap. Menurut Iptu Sarjoko, pengendara motor seketika dikejutkan oleh keberadaan korban yang tiba-tiba terlihat sedang duduk di tengah jalan.

“Karena kaget, pengendara motor (BS) membanting setir ke kiri untuk menghindar, namun bodi motor tetap membentur korban,” jelasnya Senin (6/10/2025).

Benturan keras membuat H terpelanting dan mengalami luka parah dibagian kepala. Sementara itu, pengendara motor tidak mengalami luka.

Saat dilakukan evakuasi, awalnya tidak ditemukan identitas pada tubuh korban. Namun, dari hasil investigasi di lokasi kejadian serta keterangan dari para saksi, identitas korban akhirnya terungkap. “Dari hasil pemeriksaan, diketahui kalau korban bernama H yang diduga mengidap gangguan jiwa (ODGJ),” ungkap Sarjoko.

Korban yang merupakan warga Panjatan tersebut meninggal dunia akibat luka serius di bagian kepala. “Korban mengalami luka sobek di kepala bagian kanan dan dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Wates,” pungkas Iptu Sarjoko.

Pihak kepolisian mengimbau bagi para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur dengan pencahayaan minim.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Buntut Dugaan Keracunan Menu MBG, Dua SPPG di Kapanewon Wonosari Ditutup Sementara

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul dihentikan sementara pada Senin (6/10/2025). Pemberhentian 2 (dua) SPPG tersebut diduga imbas adanya dugaan keracunan yang terjadi di SD N Piyaman 3 serta MTsN 4 Gunungkidul beberapa waktu lalu.

Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan mengatakan ada dua dapur SPPG yang ditutup yakni yang SPPG Jeruksari dan juga SPPG Siraman.

“Ada dua dapur, yang pertama itu di SPPG Jeruksari dan SPPG Siraman,” kata Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan saat dihubungi via pesan WhatsApp, Senin (6/10/2025) malam.

“SPPG Jeruksari menjadi suplier pendistribusian di SD N Piyaman 3, serta untuk SPPG Siraman pendistribusiannya di MTsN 4 Gunungkidul.” Imbuh Dandim.

Lebih lanjut dijelaskan, masing-masing SPPG tersebut sementara tidak beroperasi sembari menunggu hasil lab Dinas Kesehatan serta syarat yang harus dipenuhi untuk SPPG salah satunya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)

Sedangkan untuk penyebabnya, Roni mengungkapkan, terkait kasus dugaan keracunan MBG yang terjadi di Wonosari beberapa waktu lalu salah satunya di SD N Piyaman 3. Namun Roni memastikan 2 (dua) SPPG itu hanya ditutup sementara sembari untuk melakukan perbaikan secara internal dalam SPPG tersebut.

Terpisah, salah seorang wali siswa ABS (38) mengatakan, pemberitahuan pemberhentian SPPG tersebut didapat para wali siswa melalui pesan grup WhatsApp.

Lebih lanjut, ABS mengaku takut terhadap keselamatan anaknya karena maraknya dugaan keracunan menu MBG. “Dengan maraknya dugaan keracunan menu MBG, saya takutkan kepada anak-anak karena menurut saya tidak semua anak itu memiliki daya tahan tubuh imun yang sama,” ungkapnya, Senin (6/10/2025) malam.

Hingga berita ini dipublikasikan reporter ungkaprealita.com tengah mengubungi kepala SPPG Jeruksari, Ahmad Faizal. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi terkait pemberhentian operasi SPPG tersebut.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

BUKTI NYATA SINERGITAS TNI DAN POLRI, POLRES GUNUNGKIDUL BERIKAN KEJUTAN KODIM 0730/GUNUNGKIDUL PADA HUT TNI KE-80

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Markas Kodim 0730/Gunungkidul digrebek oleh jajaran Polres Gunungkidul. Senin (6/10/2025). Dalam hal tersebut diketahui, kedatangan jajaran Polres Gunungkidul tersebut untuk memberikan kejutan spesial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025.

Kegiatan berlangsung di Makodim 0730/Gunungkidul, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.

Rombongan Polres Gunungkidul yang di pimpin langsung oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Miharni Hanapi, S.I.K., M.M di sambut hangat oleh Kasdim 0730/Gunungkidul Mayor Cke Timotius Subanu beserta seluruh anggota Kodim 0730/Gunungkidul. Dengan membawa nasi tumpeng yang bertuliskan “Dirgahayu TNI ke-80”.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, kegiatan di tandai dengan pemotongan Nasi tumpeng dan pemberian ucapan selamat. Momen tersebut menjadi simbol soliditas dan sinergitas yang kuat antara TNI dan Polri di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

“Kejutan ini adalah bentuk penghormatan dan rasa persaudaraan kami kepada TNI, khususnya Kodim 0730/Gunungkidul. Semoga di usia ke-80 ini, TNI semakin kuat, profesional, dan selalu bersinergi untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujar Kapolres Gunungkidul.

Sementara itu, Kasdim 0730/Gunungkidul Mayor Cke Timotius Subanu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian dan kejutan yang di berikan oleh jajaran Polres Gunungkidul.

“Kami sangat berterima kasih atas kejutan ini. Ini bukti nyata bahwa sinergi TNI–Polri di Gunungkidul tidak hanya dalam tugas, tetapi juga dalam kebersamaan dan kekeluargaan,” ungkap Kasdim.

Kegiatan sederhana namun penuh makna ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Cek Kesehatan Gratis Warnai Rakerda Rescue Karang Taruna ke-1 di Villa arab,

Karawang, | UNGKAPREALITA.COM | 5 Oktober 2025 Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Diklat ke-1 Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang tidak hanya berfokus pada penguatan organisasi dan pelatihan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kegiatan cek kesehatan gratis.

Program pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Loji dan menyasar masyarakat sekitar lokasi kegiatan, anggota Karang Taruna, serta peserta Rakerda.

Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, asam urat, serta konsultasi kesehatan umum. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang hadir untuk memeriksakan kesehatan mereka secara gratis.

Kepala Puskesmas Loji, Hj. Ade Nurhayati, mengapresiasi kolaborasi tersebut.

“Kami sangat mendukung kegiatan sosial seperti ini. Melalui cek kesehatan gratis, kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini terhadap penyakit. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara tenaga kesehatan dan Karang Taruna dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang, Candra Caniago, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Rescue Karang Taruna tidak hanya bergerak di bidang kebencanaan, tapi juga aktif dalam aksi kemanusiaan dan sosial. Cek kesehatan gratis ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, khususnya di wilayah Karawang. Ke depan, kami akan terus menjalin kerja sama lintas sektor untuk kegiatan serupa,” ungkapnya.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Yayuk Sri Rahayu, MKM, turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Kami menyambut baik inisiatif ini karena sejalan dengan program Dinas Kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan derajat kesehatan bersama,” jelasnya.

Kegiatan cek kesehatan gratis ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam Rakerda Rescue Karang Taruna ke-1, yang berlangsung selama dua hari dan diisi dengan berbagai pelatihan serta aksi sosial.

(IL)

Update BPNB, Abdul Muhari: Catatan Data Korban Meninggal Ponpes Al Khoziny Menjadi 36 Orang

SIDOARJO (JATIM) | ungkaprealita.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal dunia dalam kasus ambruknya mushala Pondok Pesantren AL-Khoziny Sidoarjo menjadi 36 orang. Sementara 104 selamat, dan 27 lainnya masih dalam pencarian.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, tim SAR gabungan terus melanjutkan upaya pencarian dan evakuasi korban pada hari ini, Minggu (5/10/2025) mulai pukul 00.36 WIB hingga 06.30 WIB.

“Angka tersebut sekaligus menambah jumlah korban yang meninggal menjadi 36 orang dan satu bagian tubuh [bagian tubuh berupa kaki kanan] yang ditemukan pada Sabtu,” katanya dalam siaran pers, Minggu (5/10/2025).

Ia menuturkan bagian tubuh manusia yang ditemukan itu sementara belum dihitung sebagai temuan baru yang menambah jumlah korban jiwa. “Secara akumulasi sementara, lanjutnya, total jumlah korban yang terdata atas peristiwa runtuhnya gedung empat lantai itu ada sebanyak 167 orang.” Ujarnya.

“Data tersebut bersifat dinamis dan berpotensi akan ada penambahan lagi seiring dengan upaya tim SAR gabungan yang terus memaksimalkan kinerja selama 24 jam bergantian.” Imbuhnya.

Abdul menjelaskan dari jumlah tersebut, sebanyak 140 orang dan satu bagian tubuh telah berhasil ditemukan. Perinciannya, 104 orang dalam kondisi selamat, terdiri dari satu orang yang telah kembali ke rumah tanpa perawatan, delapan orang yang masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan dan 95 orang yang telah kembali melanjutkan masa perawatan.

Sementara itu, sebanyak 36 orang dilaporkan meninggal dunia dan satu bagian tubuh yang telah dievakuasi untuk proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Adapun sebanyak 27 orang masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan yang terus bekerja di lapangan. Angka tersebut berdasarkan jumlah daftar absensi santri yang dirilis oleh pihak pondok pesantren.” Pungkas Abdul Muhari.

Upaya pencarian dan identifikasi masih berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Pemadam Kebakaran, PMI, Baznas, Tagana, relawan dan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat sekitar.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.
Sumber: (BNPB).

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

DINKES UNGKAP HASIL LABORATORIUM SAMPEL MBG SPPG PANDANAN, DITEMUKANNYA BAKTERI DAN JAMUR PADA MAKANAN

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Dinas kesehatan Gunungkidul telah melakukan uji laboratorium sampel makanan SPPG milik Divpropam Polda DIY di Pandanan, Kalurahan Sumberjo, Kapanewon Semin, Gunungkidul yang diduga menyebabkan keracunan belasan siswa beberapa waktu lalu. Hasilnya, ditemukan sejumlah bakteri dan jamur.

“Hasil pemeriksaan biologi sampel sisa makanan dan air bersih ditemukan jenis bakteri dan kapang/khamir (jamur) yang diduga menjadi faktor penyebab keracunan makanan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Ismono, kepada wartawan Sabtu (4/10/2025).

Ismono mengatakan, telah mengambil sampel makanan pada 17 September 2025 untuk selanjutnya di lakukan uji laboratorium. Meskipun hasilnya ditemukan bakteri dan jamur, namun hasil uji laboratorium kimia pada sampel makanan dan air bersih tidak ditemukan unsur berbahaya seperti sianida, fosfor, maupun arsen.

Berkaca dari kejadian keracunan di Sumberejo Semin Dinas Kesehatan Gunungkidul memberi arahan setiap dapur SPPG untuk segera berbenah baik dari segi administrasi maupun teknis. Pihaknya mendorong agar setiap SPPG Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS).

“Berdasarkan hasil rapat kordinasi dengan Mendagri, Mentri Kesehatan, dan BGN setiap SPPG diarahkan mengurus SLHS terlebih dahulu sebelum beroperasi,” ujar Ismono.

Ismono menambahkan, Dinas Kesehatan akan memberikan pelatihan setiap anggota SPPG terkait pengolahan, pengemasan, dan pendistribusian MBG untuk mengantisipasi kejadian keracunan tidak terulang kembali.

Diberitakan sebelumnya Belasan siswa di Gunungkidul D.I Yogyakarta dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat keracunan setelah menyantap makan bergizi gratis (MBG).

“Sebanyak 19 murid yang terdiri 6 laki-laki dan 13 perempuan telah mendapat perawatan medis akibat gejala keracunan usai makan menu MBG pada hari Senin kemarin,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Ismono Selasa (16/9/2025).

Selama penyelidikan berlangsung badan gizi nasional (BGN) mengeluarkan surat pemberhentian operasional sejak tanggal 27 September 2025.

Penulis: Hm_UR.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B