GUNUNGKIDUL —www.ungkaprealita.com Pemerintah Kalurahan Bohol, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, terus berupaya meningkatkan akses infrastruktur pertanian melalui pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Bohol. Pembangunan yang dimulai pada 21 September 2026 tersebut bersumber dari Dana Desa yang berasal dari sisa lebih anggaran tahun 2025.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, pembangunan JUT ini menggunakan anggaran sebesar Rp93.689.700. Pekerjaan meliputi pembangunan jalan cor sepanjang 135 meter dan pengerasan jalan sepanjang 200 meter.
Pelaksanaan pembangunan melibatkan warga setempat sebagai tenaga kerja harian. Selain mendukung pembangunan infrastruktur desa, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh penghasilan dari pekerjaan tersebut.
Pekerjaan pembangunan JUT dilaporkan selesai pada 11 Oktober 2026.
Saat dikonfirmasi awak media, pejabat Pemerintah Kalurahan Bohol membenarkan bahwa pembangunan jalan usaha tani tersebut menggunakan anggaran Dana Desa dari sisa anggaran tahun 2025.
Pemerintah kalurahan berharap keberadaan jalan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani, terutama dalam mempermudah akses menuju lahan pertanian dan memperlancar pengangkutan hasil panen.
“Harapan kami, dengan adanya Jalan Usaha Tani ini, aktivitas pertanian masyarakat bisa semakin mudah. Petani dapat menjangkau lahan dengan lebih baik, sehingga proses pengangkutan hasil pertanian juga lebih lancar,” ungkap pejabat kalurahan.
Jalan Setapak Kini Lebih Lebar dan Mudah Diakses
Pembangunan JUT tersebut mendapat sambutan positif dari warga yang memiliki lahan pertanian di sekitar lokasi.
Sebelumnya, akses menuju lahan pertanian masih berupa jalan setapak yang menyulitkan mobilitas petani, terutama saat membawa hasil panen.
Setelah dilakukan pembangunan, akses jalan menjadi lebih lebar dan kondisinya lebih baik sehingga diharapkan dapat mempermudah petani menjangkau lahan mereka.
Warga yang memiliki lahan di sekitar jalan tersebut pun menyambut baik pembangunan infrastruktur yang dinilai dapat membantu kegiatan pertanian sehari-hari.
Dengan akses yang lebih memadai, petani diharapkan tidak lagi mengalami kesulitan yang sama seperti sebelumnya ketika membawa hasil panen dari lahan menuju tempat pengumpulan atau kendaraan pengangkut.
Pemerintah Kalurahan Berkomitmen Tingkatkan Infrastruktur Pertanian
Pemerintah Kalurahan Bohol menyampaikan komitmennya untuk terus membangun dan meningkatkan infrastruktur desa secara bertahap, dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.
Pembangunan JUT menjadi salah satu upaya untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan sebagian masyarakat setempat.
Ke depan, pemerintah kalurahan berharap akses jalan tersebut dapat diperluas dan ditingkatkan kembali agar semakin banyak lahan pertanian yang terjangkau kendaraan.
Dengan demikian, proses pengolahan lahan hingga pengangkutan hasil panen diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien.
Pemerintah Kalurahan Bohol berharap pembangunan yang dilaksanakan sesuai kemampuan anggaran dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya para petani.
Infrastruktur yang memadai diharapkan tidak hanya mempermudah aktivitas pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan warga Kalurahan Bohol.
Mbah mar

