GUNUNGKIDUL –www.ungkaprealita.com Sosok perempuan tangguh kini dipercaya memimpin jajaran Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul. Dia adalah AKBP Rosana Albertina Labobar, S.I.K., M.Si., yang tercatat sebagai Polwan ketiga yang dipercaya menduduki jabatan Kapolres Gunungkidul.
Penunjukan AKBP Rosana tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP/2026 tertanggal 30 Agustus 2026. Ia menggantikan AKBP Damus Asa sebagai Kapolres Gunungkidul.
Kehadiran Rosana di Bumi Handayani menjadi perhatian karena perwira lulusan Akpol 2007 tersebut memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan pemberantasan narkotika.
Salah satu catatan yang paling menonjol adalah keterlibatannya dalam tim gabungan yang berhasil menggagalkan penyelundupan 1 ton sabu dari jaringan internasional di kawasan Anyer, Banten, pada 2017. Dalam operasi tersebut, Rosana tercatat sebagai salah satu anggota tim yang melakukan pengungkapan.
Prestasi tersebut turut mengantarkan Rosana memperoleh Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) pada 2017. Ia juga tercatat menerima sejumlah penghargaan, termasuk Pin Emas Ibu Presiden pada 2019 dan Pin Emas Kapolri
.
Dari Lapangan hingga Pucuk Pimpinan
Perjalanan karier Rosana tidak hanya berkutat pada pemberantasan narkoba. Ia pernah bertugas sebagai Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara, Wakasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, serta memimpin sejumlah kepolisian sektor di Jakarta, antara lain Kapolsek Tanjung Duren, Kapolsek Tambora dan Kapolsek Menteng.
Sebelum dipercaya menjadi Kapolres Gunungkidul, Rosana juga bertugas sebagai Kasi Sidik Subdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri. Ia menyelesaikan pendidikan Sespim angkatan 63 pada 2023 dan disebut meraih predikat Polwan terbaik.
Kini pengalaman tersebut dibawa ke Gunungkidul. Tantangan baru menanti, mulai dari menjaga keamanan wilayah yang luas hingga memperkuat pelayanan dan komunikasi antara kepolisian dengan masyarakat.
Sejak awal kepemimpinannya, Rosana juga terlihat aktif turun ke wilayah. Dalam kunjungan ke Kalurahan Wonosari, 28 September 2026, ia menegaskan pentingnya komunikasi antara kepolisian, pemerintah kalurahan dan masyarakat untuk menjaga keamanan.
Dengan pengalaman panjang di lapangan dan rekam jejak dalam pengungkapan kasus narkotika berskala besar, kiprah AKBP Rosana Albertina Labobar di Gunungkidul kini menjadi perhatian publik.
Bukan sekadar pergantian pimpinan, kehadiran Rosana menjadi babak baru bagi Polres Gunungkidul—ketika seorang Srikandi Polri dengan pengalaman penegakan hukum nasional dipercaya memimpin jajaran kepolisian di Bumi Handayani.
Mbh mar

