WATU SIGAR — www.ungkap realita. Com Calon lurah nomor urut 2, Mardi, menegaskan keputusannya maju dalam kontestasi pemilihan lurah Watu Sigar bukan semata-mata mengejar jabatan. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk keinginan untuk ikut berkontribusi membangun desa agar semakin baik dan berkembang secara merata.
Mardi mengatakan, pengalaman dalam berbagai kegiatan organisasi menjadi salah satu bekal yang dimilikinya untuk terlibat lebih jauh dalam pemerintahan dan pembangunan desa. Selain pengalaman berorganisasi, ia juga mengaku memiliki pengalaman dalam kehidupan bermasyarakat dan dinamika politik di tingkat lokal.
Menurut Mardi, pembangunan desa tidak cukup hanya berorientasi pada satu wilayah atau kelompok tertentu. Jika nantinya mendapatkan mandat dari masyarakat, ia berkomitmen mendorong pembangunan yang merata serta memperhatikan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Watu Sigar.
“Keinginan saya maju bukan karena ambisi mengejar jabatan. Saya ingin ikut membangun Watu Sigar menjadi lebih baik. Jika masyarakat memberikan mandat, saya siap bekerja dan berupaya mewujudkan pembangunan yang merata,” ujar Mardi.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Watu Sigar untuk menggunakan hak pilih secara bijak dan menjaga suasana pemilihan agar tetap aman, tertib, serta kondusif.
Bagi Mardi, mandat dari masyarakat merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, apabila terpilih, ia menyatakan siap membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan menjadikan aspirasi warga sebagai salah satu dasar dalam menentukan arah pembangunan desa.
Kontestasi pemilihan lurah Watu Sigar pun menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin yang dianggap mampu membawa desa ke arah pembangunan sesuai kebutuhan warga.

