Kamis, Juli 30, 2026
Beranda blog Halaman 21

Karang Taruna Karawang dan Disdikpora Kolaborasi Tingkatkan Pendidikan Lewat Duta Pelajar & Paket Kesetaraan

Karawang | UNGKAPREALITA.COM | Karang Taruna Kabupaten Karawang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerahnya. Bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, Drs. H. Wawan Setiawan, M.M., dan Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dr. (C) Dhani Sudirman, S.T., S.E., M.M., mereka membahas sejumlah program strategis untuk anak muda Karawang. 2/10/2025

 

Salah satu program unggulannya adalah Lomba Duta Pelajar Karang Taruna. Ajang ini bukan sekadar lomba bergengsi, tetapi menjadi wadah untuk mencari sosok pelajar inspiratif yang dapat menjadi teladan dan role model bagi generasi muda Karawang.

 

Tak hanya fokus pada pelajar aktif, Karang Taruna juga memberikan perhatian bagi mereka yang sempat terhenti dalam pendidikan. Melalui program kesetaraan Paket A, B, dan C, warga Karang Taruna yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal dapat kembali belajar dan memperoleh ijazah setara SD, SMP, atau SMA tanpa batasan usia.

 

Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,2 miliar untuk mendukung:

 

Program pendidikan kesetaraan

Fasilitasi anak tidak sekolah (ATS)

Pengembangan hibah perpustakaan digital

Ketua Umum Karang Taruna Karawang, Dhani Sudirman, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bukti bahwa Karang Taruna tidak hanya bergerak di bidang sosial, tetapi juga menjadi garda depan dalam pendidikan bagi generasi muda.

 

Menanggapi gagasan tersebut, Kadisdikpora Karawang, Drs. H. Wawan Setiawan, M.M., menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, Karang Taruna memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga tepat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program pendidikan.

 

“Kami sangat mendukung ide-ide Karang Taruna. Pemerintah butuh mitra yang dekat dengan masyarakat, dan Karang Taruna adalah salah satunya. Kita akan bareng-bareng memastikan program ini berjalan dan sukses,” tegas Wawan.

Sebagai penutup pertemuan, Dhani Sudirman menyerahkan plakat Karang Taruna kepada Kadisdikpora. Momen tersebut menjadi simbol resmi terjalinnya kolaborasi antara Karang Taruna dan Disdikpora dalam mendukung keberhasilan program pendidikan di Kabupaten Karawang.

 

Ke depan, Karang Taruna akan terus berkolaborasi secara harmonis dengan Pemda Karawang. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan program pendidikan yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan demi terwujudnya Karawang Maju.

 

(IL)

Tak Memiliki SLHS, Puluhan SPPG di Gunungkidul Tidak di Izinkan Beroperasi

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menyebut puluhan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdaftar belum memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS). SLHS merupakan bukti resmi bahwa dapur tersebut memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan, sehingga menjamin keselamatan dan kesehatan anak-anak penerima manfaat.

“Saat ini kami mencatat ada 25 dapur SPPG, 17 telah beroperasi sisanya masih on progres. Dari puluhan SPPG hanya satu yang memiliki SHLS,” ucap Ismono menjawab pertanyaan wartawan ungkaprealita.com di ruang kerjanya Kamis (2/10/2025).

Ismono menyebut baru di SPPG Kodim telah mengantongi SLHS sejak awal beroperasi. Lanjut, Ismono, sebelum SPPG beroperasi melayani makan bergizi gratis (MBG) diwajibkan mengantongi SLHS yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan. Hal itu merupakan komponen penting karena menjadi syarat wajib setiap SPPG.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Mendagri, Mentri Kesehatan, dan BGN setiap SPPG diarahkan mengurus SLHS terlebih dahulu sebelum beroperasi,” ujar Ismono.

Dinas Kesehatan telah instruksikan setiap puskesmas agar melakukan pendampingan setiap SPPG untuk memulai verifikasi penerbitan SHLS. Kendati demikian diharapkan akan meminimalisir kemungkinan keracunan makanan, yang disebabkan keteledoran SPPG.

“Kami juga telah menerima surat pengajuan SLHS beberapa SPPG. Bahkan mereka juga meminta pembinaan kepada kami terkait standarisasi pemenuhan gizi,” tutupnya.

Penulis: Hm_UR.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Korps, 815 Prajurit Naik Pangkat

YOGYAKARTA | ungkaprealita.com – Sebanyak 815 prajurit jajaran Korem 072/Pamungkas menerima kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2025. Kegiatan Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat tersebut dipimpin oleh Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Dec Jerry Manungkalit, S.I.P., bertempat di Monumen Diponegoro, Jl. HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Yogyakarta, Rabu (1/10/2025).

Ratusan prajurit yang mendapat kenaikan pangkat terdiri dari 10 Perwira Menengah (Pamen), 80 Perwira Pertama (Pama), 504 Bintara, 212 Tamtama, serta 9 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Momentum ini menjadi salah satu wujud penghargaan negara atas dedikasi, prestasi, dan pengabdian prajurit TNI selama menjalankan tugas.

Kasrem 072/Pamungkas dalam membacakan sambutan Danrem 072/Pamungkas, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit yang telah mendapatkan kenaikan pangkat, sekaligus kepada para istri yang telah setia mendampingi suami dalam perjalanan pengabdian.

“Kenaikan pangkat ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang patut kita syukuri bersama. Keberhasilan ini tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga, sehingga harus disikapi sebagai amanah yang kelak dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar simbol status, tetapi juga membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang lebih besar. Oleh karena itu, para prajurit dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kesiapan menghadapi tantangan tugas ke depan.

“Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula harapan dan tuntutan yang diberikan. Para perwira sebagai unsur pimpinan harus mampu meningkatkan kemampuan analisis, manajerial, serta pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Dengan kepemimpinan yang kuat, Korem 072/Pamungkas akan semakin solid dan disegani,” ungkap Kasrem.

Ia juga menekankan pentingnya peran prajurit dalam mendukung program-program prioritas pemerintah. Hal ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, sekaligus bentuk sinergi dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah.

“Acara laporan korps kenaikan pangkat ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari pejabat Korem 072/Pamungkas kepada prajurit yang naik pangkat, dilanjutkan dengan sesi foto Bersama,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Ops Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Tentrem Basuki, Kasi Pers Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Handoko Yudo Wibowo, para Pasi dan Kabalakrem Korem 072/Pamungkas, serta Persit KCK Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Danramil 07/Karangmojo Pimpin Corp Raport Anggota yang Purna Tugas

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Satu anggota TNI Kodim 0730/Gunungkidul yang telah menyelesaikan masa dinasnya secara resmi dilepas oleh Komandan Kodim 0730/Gunungkidul yang diwakili oleh Danramil 07/Karangmojo Kapten Cba Setiyono.

Korp Raport dan penyerahan piagam penghargaan kepada Personil yang purna tugas bertempat di lapangan upacara Makodim 0730/Gunungkidul di Jln Kesatrian No.03, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Rabu (01/10/2025).

Mewakili Komandan Kodim, Danramil 07/Karangmojo, Kapten Cba Setiyono memberikan penyerahan piagam kepada anggota yang purna tugas dan menyampaikan selamat serta terimakasih kepada Pelda Suwarna anggota Koramil 04/Nglipar yang telah menyelesaikan masa baktinya menjadi anggota TNI di Kodim 0730/Gunungkidul dengan baik.

Danramil berpesan agar para purnawirawan yang akan kembali menjalani kehidupan ditengah-tengah masyarakat tetap menjaga marwah TNI dengan menjalani kehidupan sesuai norma-norma aturan dan kearifan lokal yang berlaku di lingkungan masing-masing.

“Saya berharap tetap jaga silaturahmi dengan Kodim 0730/Gunungkidul karena purna tugas ini bukan berarti memutus hubungan semuanya, hanya ikatan dinas yang selesai selebihnya kita adalah prajurit dan selamanya jati diri prajurit tidak boleh hilang dari jiwa kita,” imbuhnya.

Selain menjaga silaturahmi, Danramil 07/Karangmojo, Kapten Cba Setiyono berpesan agar anggota yang sudah purna agar segera beradaptasi dengan lingkungan barunya di tengah-tengah masyarakat.

“Tetap semangat, jaga nama baik satuan, jaga kesehatan dan bina keluarga dengan baik agar tetap harmonis,” pungkasnya.

Penulis: Redaksi.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Ramayana Fair 2025 Resmi Dibuka di Karawang, Angkat UMKM Lewat Pesta Rakyat Meriah

KARAWANG | UNGKAPREALITA.COM | Ramayana Group resmi membuka Karawang Ramayana Fair 2025 yang digelar mulai 30 September hingga 2 November 2025 di area dalam dan luar City Plaza Karawang. Pameran berlangsung setiap hari pukul 12.00–22.00 WIB dengan konsep pesta rakyat meriah.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya. Beragam kegiatan ditawarkan, mulai dari panggung musik, aneka lomba, wahana permainan, hingga games interaktif. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai produk dengan harga terjangkau dan promo spesial.

Ramayana Fair menghadirkan produsen nasional ternama serta UMKM lokal. Ajang ini diharapkan dapat mendorong pemulihan usaha dan menjadi wadah kurasi produk yang berpotensi menjalin kerja sama jangka panjang.

Sebelumnya, Jatinegara Ramayana Fair sukses menyedot perhatian masyarakat. Kesuksesan itu mendorong Ramayana memperluas kegiatan ke tiga kota sekaligus, yakni Garut, Cirebon, dan Karawang.

“Melalui Ramayana Fair, kami ingin menjadi jembatan antara konsumen dan produsen, membuka peluang kerja sama baru, serta memberi dampak positif bagi perekonomian daerah,” tulis pernyataan resmi Ramayana Group.

Antusiasme masyarakat Karawang pun terlihat. Ruby, salah satu warga, mengaku tak sabar menyambut acara ini. “Dengan adanya Ramayana Fair, suasananya pasti seru. Banyak hiburan, belanja murah, dan juga bisa mendukung UMKM. Pokoknya saya tidak sabar untuk ikut meramaikan,” ujarnya.

Pelaku UMKM juga menyambut positif kegiatan ini. Cici, pemilik dua stand kuliner Bacang KUY, mengaku senang bisa ikut serta.

“Baru tahun ini saya ikut. Harapannya banyak pengunjung yang datang sehingga produk Bacang KUY dengan berbagai varian rasa bisa lebih dikenal dan laris manis,” ungkapnya.

Sementara itu, Indah, salah satu pengunjung, mengaku puas dengan konsep acara. “Ramayana Fair 2025 menghadirkan suasana berbeda. Ada banyak UMKM, permainan, serta makanan dan minuman dengan diskon menarik. Saya datang bersama keluarga dan pastinya membawa banyak oleh-oleh,” tuturnya.

Dengan semangat gotong royong, Ramayana optimistis gelaran ini dapat mendukung kebangkitan ekonomi nasional, khususnya bagi UMKM, serta menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memajukan perekonomian rakyat.

(IL)

Pernyataan Lurah Bendung Terkait SPPG Sumberjo Tuai Pertanyaan Publik

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Pasca pemberhentian SPPG yang berlokasi di Padukuhan Pandanan, Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Semin, Gunungkidul. Publik Gunungkidul digegerkan dengan adanya kemunculan seorang Lurah yang memberikan pernyataan terkait pemberhentian SPPG tersebut. Diketahui, pernyataan salah satu Lurah di Semin sudah diberitakan di beberapa media online.

Lurah Bendung, Didik Rubianto, mengatakan bahwa penghentian ini bukan akhir dari perjalanan dapur besar yang setiap hari menyuplai makanan bergizi untuk ribuan siswa. Ia menekankan jumlah siswa yang mengalami gejala sakit sangat kecil dibandingkan total penerima manfaat.

“Memang tanggal 15 ada dugaan keracunan. Dari 3.843 siswa penerima manfaat, hanya sekitar 19 siswa yang mengalami mual dan pusing, itu pun tersebar di beberapa sekolah. Misalnya di SMA Negeri 1 Semin, dari lebih 600 siswa hanya satu yang sakit. Di SD Bendung 1 hanya dua siswa, dan seterusnya,” tegas Lurah Bendung kepada awak media.

Kendati SPPG Pandanan telah ditutup Didik menegaskan pihaknya tidak akan menyerah. Ia yakin dapur SPPG Sumberejo akan segera kembali berdiri tegak. Menurutnya penutupan sementara ini bisa jadi bahan evaluasi.

“Kami optimistis dalam 1 sampai 3 hari ke depan operasional bisa kembali berjalan. Label halal memang butuh waktu satu sampai dua bulan, tapi sembari menunggu, program pelatihan tetap kami jalankan,” tegas Didik.

Dari pernyataan Lurah Bendung tersebut, menuai reaksi keras dari warga semin. Warga menilai Didik terlalu menyederhanakan permasalahan dugaan keracunan di SPPG Pandanan.

Lebih lanjut warga mengatakan bahwa pernyataan Didik sebagai Lurah Bendung bersikap sangat arogan, yang mana statementnya mendahului dari pihak BGN.

“Lurah Didik kie sebagai opo to neng dapur MBG (lurah Didik itu sebagai apa didapur MBG),” ucap warga yang tak berkenan disebut namanya kepada matayogya.com Senin, (29/9/2025) sore.

Dijelaskan bahwa, seharusnya yang memberikan pernyataan itu Pemilik, Kepala SPPG, atau minimal Lurah Sumberejo sebagai pemangku wilayah. Lebih lanjut warga juga mempertanyakan pembayaran para pekerja SPPG Pandanan usai penutupan SPPG Pandanan. Pertanyaan warga tersebut terbesit karena SPPG Padanan baru beroperasi pada tanggal 10 September 2025.

Diberitakan sebelumnya pada matayogya.com, bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia tegaskan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalami kasus keracunan makan bergizi gratis (MBG) akan dihentikan operasionalnya.

Diketahui bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) sudah menerbitkan beberapa surat pemberhentian SPPG. Salah satunya di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalurahan Sumberjo Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta. Pemberhentian tersebut menyusul insiden keracunan menu MBG yang menimpa 19 siswa beberapa waktu lalu.

Adapun dasar pemberhentian SPPG Sumberejo Semin setelah adanya aduan dari kepala SPPG Gunungkidul melalui kepala regional Yogyakarta atas dugaan keracunan menu MBG pada 15 September 2025.

“Hasil investigasi di lapangan dan laporan dari kepala regional. Pertimbangan pimpinan dan BGN terkait terjadinya KLB-KP,” kutipan dalam isi surat pemberhentian SPPG dari BGN pada Sabtu (27/9/2025).

Warga berharap agar pemerintah Kabupaten Gunungkidul lebih perhatian atas program pemerintah pusat, mereka meminta agar Pemkab Gunungkidul segera membentuk satgas MBG yang juga telah di diintruksikan pemerintah pusat yakni menko pangan Zulkifli Hasan yang telah mendapatkan instruksi langsung dari presiden Prabowo Subianto.

Penulis: Redaksi.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

IAD Jawa Barat Gelar Pertemuan Konsultasi di Karawang, Perkuat Silaturahmi dan Dukung Transformasi Kejaksaan

Karawang | UNGKAPREALITA.COM | Dalam rangka menjalin silaturahmi dan bertukar pikiran, pengurus serta anggota Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah dan Daerah se-Jawa Barat menggelar Pertemuan Konsultasi (PK) tahun 2025 di Kejaksaan Negeri Karawang, Senin (29/9/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antar anggota sekaligus memperkuat dukungan terhadap transformasi organisasi Kejaksaan.

 

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang juga merupakan Pengawas IAD Wilayah Jawa Barat, Ketua IAD Wilayah dan Daerah se-Jawa Barat beserta pengurus dan anggota, Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Barat, serta Kabag TU Kejati Jawa Barat.

 

Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H., menegaskan bahwa IAD memiliki visi mulia untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, IAD harus terus memberikan dampak positif tidak hanya secara internal, tetapi juga terhadap masyarakat luas.

 

“Pertemuan konsultasi ini menjadi wadah silaturahmi, koordinasi, dan konsolidasi untuk membawa IAD ke arah yang lebih baik,” ujar Katarina.

 

Ia juga menekankan pentingnya peran IAD dalam mendukung kinerja kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang tegas, berwibawa, dan dipercaya masyarakat. Di tengah perubahan sosial yang cepat, IAD diharapkan tidak terdisrupsi, melainkan mampu beradaptasi dan berkontribusi secara aktif.

 

Lebih lanjut, Katarina mengapresiasi kiprah nyata IAD dalam berbagai kegiatan sosial di bidang kemanusiaan, kesehatan, sosial budaya, ekonomi, dan pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya para istri, sebagai pilar kekuatan moral bagi para jaksa.

 

“Jagalah selalu kehormatan, menjadi teladan dalam sikap, serta hindari gaya hidup berlebihan. Teruslah mendampingi suami dengan penuh cinta, kesabaran, dan doa,” pesannya.

 

Melalui pertemuan ini, IAD Jawa Barat berharap dapat memperkuat rasa persaudaraan antar pengurus dan anggota, sekaligus melahirkan rekomendasi yang bermanfaat untuk kemajuan organisasi. Tujuannya adalah mewujudkan IAD Jawa Barat sebagai organisasi yang solid, berkualitas, dan berkontribusi nyata bagi institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.

 

(IL)

Kartu Pers Diana Valencia Dicabut Istana, Pimpinan Redaksi CNN Indonesia Buka Suara

NASIONAL | ungkaprealita.com – Pimpinan Redaksi CNN Indonesia Titin Rosmasari membenarkan soal pencabutan kartu identitas pers istana milik jurnalis CNN Diana Valencia pada Sabtu (27/9). Titin mengatakan bahwa kartu identitas pers istana milik Diana diambil langsung oleh staf BPMI Sekretariat Presiden pasca melakukan jumpa pers kepulangan presiden dari kunjungan kerja di luar negeri.

“Benar telah terjadi pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia. 27 September 2025. Tepatnya pukul 19.15 Seorang petugas BPMI mengambil ID Pers Diana di kantor CNN Indonesia,” kata Titin Minggu (28/9/2025).

Pencabutan ID pers istana secara tiba-tiba ini mengejutkan semua pihak termasuk insan pes itu sendiri. Bahkan Titin mempertanyakan alasan pencabutan ID pers Diana. Saat ini Redaksi CNN Indonesia telah mengirim surat ke BPM Istana untuk mempertanyakan alasan tindakan itu.

Dalam jumpa pers bersama Presiden Prabowo Diana Valencia melontarkan pertanyaan program MBG. Bahkan Prabowo meresponnya dengan welcome soal MBG yang akan dievaluasi seiring banyaknya kasus keracunan belakangan ini. Namun sangat disayangkan pasca itu ID pers Istana Diana dicabut tanpa adanya konfirmasi.

Titin menilai pertanyaan Diana soal MBG masih dalam koridor kaidah jurnalistik. Menurutnya, pertanyaan yang di ajukan ke Presiden Prabowo adalah kontekstual dan sangat penting untuk informasi publik isu program MBG.

Penulis: Hm_UR.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Dewan Pers Kecam Istana usai Cabut Kartu Liputan Wartawan CNN Indonesia

NASIONAL | ungkaprealita.com – Otoritas tertinggi penjaga kemerdekaan pers di Indonesia, Dewan Pers, angkat bicara mengenai insiden pencabutan kartu liputan Istana milik seorang jurnalis. Dewan Pers mengingatkan Istana Kepresidenan untuk tidak bermain-main dengan kebebasan pers yang dijamin konstitusi.

Kecaman ini merupakan buntut dari tindakan Biro Pers Istana yang mencabut akses liputan seorang jurnalis CNN Indonesia. Sanksi ini dijatuhkan setelah sang jurnalis melontarkan pertanyaan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (27/9/2025).

“Dewan Pers menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati tugas dan fungsi pers yang mengemban amanah publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” kata Komaruddin dalam keterangan resminya, Minggu (28/9/2025).

Lebih dari sekadar meminta penjelasan, Dewan Pers secara eksplisit menuntut agar hak jurnalis yang bersangkutan segera dipulihkan tanpa syarat. Bagi Dewan Pers, tidak ada alasan yang bisa membenarkan penghalangan tugas jurnalistik, terutama jika itu dipicu oleh sebuah pertanyaan kritis yang diajukan untuk kepentingan publik.

Dikutip dari cnnindonesia.com, Pimpinan Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari mengonfirmasi seorang staf BPMI Sekretariat Presiden mengambil langsung kartu identitas Pers Istana Diana ke Kantor CNN Indonesia TV, Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta, semalam.

“Benar telah terjadi pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia. Pada 27 September 2025 tepatnya pukul 19.15 WIB. Seorang petugas BPMI mengambil ID Pers Diana di kantor CNN Indonesia,” kata Titin dalam keterangan tertulis, Minggu (28/9/2025).

Titin mengatakan terkejut dan mempertanyakan dasar atau alasan pencabutan ID Pers tersebut. ⁠CNN Indonesia telah mengajukan surat resmi ke BPMI dan Mensesneg untuk mempertanyakan tindakan tersebut.

Menurut Titin, pertanyaan jurnalis CNN Indonesia Diana Valencia ke Presiden Prabowo adalah kontekstual dan sangat penting yang menjadi perhatian publik Indonesia belakang ini, yaitu isu terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sementara itu Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi enggan menjawab masalah pencabutan kartu identitas Pers Istana milik reporter CNN Indonesia Diana.

“Kita fokus yang penting beres MBG dulu ya, jangan sampai ada kejadian lagi,” kata Pras ketika ditanya usai konferensi pers terkait MBG di Kementerian Kesehatan, Jakarta, hari ini.

Dewan Pers menuntut agar Istana memberikan penjelasan transparan atas alasan pencabutan kartu tersebut, dan segera memulihkan hak liputan wartawan tanpa syarat.

Komaruddin berharap kejadian seperti ini tidak terulang, dan menyerukan agar semua pihak menghargai tugas pers sebagai pembawa amanah publik.

(redaksi.)

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

IWOI: Menghalangi Jurnalis Sama dengan Menghalangi Hak Publik

0

JAKARTA | UNGKAPREALITA.COM | Dewan Pers menerima pengaduan terkait pencabutan ID Card reporter CNN Indonesia yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan. Menyikapi hal tersebut, Dewan Pers mengeluarkan pernyataan sikap No. 02/P-DP/IX/2025 pada Minggu (28/9/2025).

 

Dalam pernyataannya, Dewan Pers mengingatkan semua pihak untuk menjunjung tinggi pelaksanaan kemerdekaan pers yang dijalankan oleh wartawan/jurnalis di mana pun bertugas. Adapun poin-poin sikap Dewan Pers adalah sebagai berikut:

 

1. Biro Pers Istana sebaiknya memberikan penjelasan mengenai pencabutan ID Card wartawan CNN Indonesia agar tidak menghambat pelaksanaan tugas jurnalistik di lingkungan Istana.

 

2. Dewan Pers menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati tugas dan fungsi pers yang mengemban amanah publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

3. Dewan Pers mengharapkan agar kasus ini maupun kasus serupa tidak terulang di masa mendatang demi terjaganya iklim kebebasan pers di Indonesia.

 

4. Dewan Pers meminta agar akses liputan wartawan CNN Indonesia yang dicabut segera dipulihkan sehingga yang bersangkutan dapat kembali menjalankan tugas jurnalistiknya di Istana.

 

“Demikian seruan Dewan Pers ini kami sampaikan untuk menjadi perhatian semua pihak,” tulis pernyataan tersebut yang ditandatangani Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat.

 

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI), Dr. H. Nisan Radian, SH., A.Ak., MH., M.Pd., menyatakan dukungan penuh terhadap sikap Dewan Pers.

 

Menurut Nisan Radian, langkah Dewan Pers sudah tepat dan harus menjadi perhatian serius semua pihak. “Pers bekerja menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus mengemban amanah publik. Maka, setiap tindakan yang berpotensi menghambat kerja wartawan harus diluruskan. IWOI berdiri bersama Dewan Pers untuk menjaga marwah kebebasan pers,” tegasnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa pencabutan akses jurnalis tanpa alasan jelas dapat menimbulkan preseden buruk bagi demokrasi. “Jangan sampai tindakan seperti ini menjadi kebiasaan. Wartawan di mana pun bertugas harus diberi ruang agar bisa bekerja sesuai kode etik dan aturan hukum,” kata Nisan.

 

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya transparansi. “Pemerintah maupun institusi negara wajib membuka akses informasi seluas-luasnya kepada pers. Menghalangi jurnalis sama dengan menghambat hak publik untuk tahu. Itu tidak bisa ditoleransi,” ujarnya.

 

Nisan menutup dengan menegaskan komitmen IWOI. “Kami mendukung penuh seruan Dewan Pers. IWOI mengajak semua pihak bersama-sama menjaga independensi pers dan memastikan wartawan dapat menjalankan tugasnya tanpa intimidasi atau pembatasan,” pungkasnya. (Humas IWO Indonesia)

 

(IL)