Minggu, Mei 31, 2026
Beranda blog Halaman 20

Satgas Yonif 403/WP Buka Lahan Kebun Produktif di Perbatasan RI-PNG, Dukung Ketahanan Pangan Masyarakat Mandekman

MERAUKE | ungkaprealita.com – Satuan Tugas (Satgas) RI-PNG Statis Yonif 403/Wirasada Pratista Pos Simpang PNG menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dengan melaksanakan kegiatan pembukaan lahan di Kampung Mandekman, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Sabtu (4/10/2025).

Kegiatan pembukaan lahan ini dipimpin langsung oleh Dankipur 4 Satgas Yonif 403/WP, Kapten Inf Mufty Hasan, bersama seluruh personel Pos Simpang PNG. Lahan yang dibuka direncanakan akan dijadikan kebun produktif yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

Menurut Kapten Inf Mufty Hasan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Satgas Yonif 403/WP dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan. “Kami berharap, dengan adanya kebun produktif ini, warga Kampung Mandekman dapat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri dan meningkatkan taraf hidup mereka,” ujarnya.

Inisiatif Satgas Yonif 403/WP ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Mandekman. Mereka merasa sangat terbantu dengan pendampingan dari Satgas yang tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan solusi nyata untuk meningkatkan kesejahteraan di daerah perbatasan.

Dengan kegiatan ini, Satgas RI-PNG Statis Yonif 403/WP kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bersama rakyat, menjaga kedaulatan NKRI, serta turut serta membangun kemandirian masyarakat, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Dishub Bongkar Fakta Parkir Motor Liar Depan Polres Karawang: Tak Kantongi Izin Resmi

KARAWANG | UNGKAPREALITA.COM | Fenomena parkiran motor di depan Mapolres Karawang kembali menuai sorotan. Deretan motor yang diparkir di samping kantor polisi, tepatnya di depan deretan warung, terlihat meluber hingga memakan bahu jalan.

 

Ironisnya, meski sudah terpasang rambu larangan parkir, pengelola parkiran tetap tidak menggubris aturan tersebut.

 

Saat dikonfirmasi, Unit Humas Polres Karawang, Cep Wildan, hanya menjawab singkat bahwa pihaknya akan menanyakan terlebih dahulu kepada pengelola parkir. “Itu di luar area Polres Karawang, akan kami konfirmasi dulu ke pengelolanya,” ucapnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih lanjut.

 

Kondisi ini dikeluhkan warga karena selain menyebabkan kemacetan, juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

 

“Sudah jelas di depan kantor penegak hukum lalu lintas, tapi kenapa tidak memberi contoh yang baik,” keluh seorang pengguna jalan.

 

Sejumlah pengendara lain juga mengaku resah lantaran badan jalan yang seharusnya dipakai untuk arus kendaraan justru dipenuhi motor parkir. Situasi kerap semakin parah pada jam sibuk, terutama arus kendaraan dari arah pusat kota menuju Jalan Surotokunto.

 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang, Muhana, menegaskan bahwa parkiran motor yang menjorok ke bahu jalan di depan Polres Karawang tidak memiliki izin resmi.

 

“Itu tidak berizin. Sudah pernah kita himbau agar tidak menggunakan tepi jalan, tapi tidak digubris,” kata Muhana saat dikonfirmasi awak media, Selasa (30/9/2025).

 

Dishub Karawang, kata Muhana, sudah berupaya melakukan penertiban dan sosialisasi, bahkan mengeluarkan surat resmi larangan parkir liar yang juga ditembuskan ke Polres Karawang. Namun, hingga kini praktik parkir liar tersebut masih berlangsung.

 

Berbeda dengan parkiran motor, lahan parkir mobil dan truk di seberang Polres Karawang sudah dirapikan. Dishub telah memasang pembatas agar kendaraan terparkir dengan tertib dan tidak mengganggu lalu lintas.

 

Meski demikian, penumpukan motor di depan warung sekitar Polres Karawang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani. Publik pun mendesak adanya tindakan tegas dari aparat maupun pemerintah daerah agar kawasan strategis tersebut benar-benar tertib dan bebas dari kerawanan lalu lintas.

 

(IL)

Tragedi Ponpes Al Khoziny, Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Lima Korban Meninggal di Hari Ke-5 

SIDOARJO (JATIM) | ungkaprealita.com – ‎Memasuki hari kelima operasi SAR runtuhnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi lima korban dalam kondisi meninggal, pada Jumat (3/10/2025).

Empat jenazah dievakuasi secara bertahap dari reruntuhan material bangunan di sektor A2. Jenazah pertama atau korban ke-19 berhasil dievakuasi pada pukul 07.30 WIB. Disusul korban ke-20 pada pukul 07.36 WIB, korban ke-21 pada pukul 10.19 WIB, dan korban ke 22 pada pukul 11.34 WIB. Di lokasi yang berbeda, sektor A3, korban ke-23 berhasil dievakuasi pukul 14.00 WIB.

‎SAR Mission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menjelaskan bahwa proses evakuasi kelima korban membutuhkan waktu lama. Hal ini dikarenakan tim SAR gabungan harus lebih dulu mengangkat dan menghancurkan material reruntuhan bangunan.

“Tim SAR gabungan terlebih dahulu menghancurkan reruntuhan dinding beton, kemudian memotong besi tulangan di dalamnya agar bisa mengeluarkan kelima jenazah korban yang terhimpit,” kata Yudhi.

Setelah berhasil dievakuasi, kelima jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI POLDA Jawa Timur.

Dengan hasil evakuasi ini, total keseluruhan korban runtuhnya Ponpes Al Khoziny tercatat 113 orang. Dari jumlah tersebut, 103 orang selamat, sementara sepuluh lainnya meninggal.

“Dari total korban meninggal, empat di antaranya telah berhasil diidentifikasi. Sejauh ini, tim SAR gabungan sudah mengevakuasi 23 orang dari reruntuhan bangunan di Ponpes Al Khoziny.” Pungkasnya.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.
Sumber: (Humas Basarnas).

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Siswa SD Negeri Piyaman III Diduga Alami Keracunan Setelah Santap Menu MBG

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Kasus dugaan keracunan menu MBG kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Kali ini sejumlah siswa SD Negeri Piyaman III Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari, Gunungkidul mengalami gejala yang merujuk pada keracunan bahan makanan. Jumat (3/10/2025).

Diketahui, Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan, turun lapangan guna meninjau sejumlah siswa yang dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Wonosari.

“Begitu kami mendapatkan informasi terkait dugaan tersebut, kami langsung menuju IGD RSUD Wonosari.” Katanya saat ditemui awak media di IGD RSUD Wonosari.

Ia menambahkan, yang menjadi prioritas utama adalah memastikan keselamatan anak-anak serta berkoordinasi dengan tenaga medis dan Dinas Kesehatan untuk penanganan yang terbaik.

Kehadiran Dandim di IGD RSUD Wonosari disambut lega oleh para guru dan orang tua siswa, dengan sigap, ia memastikan seluruh siswa yang diduga keracunan mendapatkan penanganan medis yang sesuai prosedur. Ia juga melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, tenaga medis, serta Dinas Kesehatan agar penanganan berlangsung cepat dan tepat.

Lebih lanjut, setelah menjalani pemeriksaan medis, kondisi para siswa dinyatakan stabil. “Tidak ada korban jiwa, dan anak-anak diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.” Ungkapnya.

“Peristiwa ini terkait dengan kegiatan SPPG yang berlokasi di Jeruksari, namun dampaknya dirasakan oleh siswa SD Piyaman III,” imbuhnya.

Sementara itu, orang tua siswa, AP (37) menjelaskan, kehadiran Dandim 0730/GK di tengah situasi darurat memberikan ketenangan tersendiri. Mereka merasa dihargai karena aparat TNI hadir tidak hanya untuk urusan pertahanan, melainkan juga keselamatan masyarakat sipil, khususnya anak-anak.

“Alhamdulillah anak-anak selamat, dan kami berterima kasih kepada TNI yang cepat datang memberi perhatian serta berkoordinasi melekat dengan Dinas Kesehatan dan pihak RSUD Wonosari,” ungkap AP dengan wajah haru.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penting bagi sekolah dan orang tua siswa untuk lebih waspada terhadap asupan makanan ataupun minuman anak di lingkungan pendidikan. Namun berkat penanganan cepat, koordinasi yang solid, serta kepedulian seluruh pihak, situasi dapat segera terkendali.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran Ungkap Realita:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Mengidap Sakit Menahun, Lansia Akhiri Hidupnya Dengan Tali Senar

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Peristiwa Gantung Diri (gandir) di Kabupaten Gunungkidul kembali terjadi. Kali ini peristiwa tragis terjadi di Padukuhan Sempu Lor, Kalurahan Rejosari, Kapanewon Semin, Gunungkidul pada Jumat (3/10/2025) pagi. Penemuan seorang lansia meninggal dunia akibat gantung diri di rumahnya.

Kapolsek Semin, AKP Wasdiyanto, mengungkapkan, Korban diketahui bernama Narti (82), warga setempat. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang saat itu sedang membantu merawat suaminya.

“Sekitar pukul 04.00 WIB saksi mendapati korban tidak ada di kamarnya. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan tergantung di emperan kamar mandi belakang rumah sekitar pukul 05.00 WIB,” ungkap AKP Wasdiyanto.

Lebih lanjut, ia menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bahwa korban menggunakan tali senar tambang yang diikatkan pada dahan setinggi 175 cm. Saat ditemukan, posisi kaki korban masih menyentuh tanah dengan tubuh menghadap ke arah selatan.

Disisi lain, hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Semin II memastikan tidak adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Ditemukannya bekas jeratan di leher serta dugaan korban telah meninggal sejak sekitar pukul 03.30 WIB.

Sementara itu, menurut keterangan keluarga, korban sudah sangat lama menderita penyakit menahun. Meski telah dibawa berobat hingga ke rumah sakit besar di Yogyakarta, kondisi kesehatannya tidak kunjung membaik. Hal tersebut diduga menjadi penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya.

“Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tambah Kapolsek Semin.

Redaksi menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Berita ini ditulis untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan untuk mencontohkan tindakan serupa.

Masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap orang-orang terdekat, terutama lansia atau mereka yang mengalami sakit menahun maupun tekanan psikologis. Jika menemukan tanda-tanda depresi, segera lakukan pendampingan dan ajak berkomunikasi.

Apabila Anda atau orang di sekitar mengalami masalah serupa dan membutuhkan bantuan, segera hubungi tenaga medis, tokoh masyarakat, maupun layanan konseling terdekat. Ingatlah bahwa setiap masalah dapat dicari jalan keluarnya tanpa harus mengakhiri hidup.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Karang Taruna Karawang dan Disdikpora Kolaborasi Tingkatkan Pendidikan Lewat Duta Pelajar & Paket Kesetaraan

Karawang | UNGKAPREALITA.COM | Karang Taruna Kabupaten Karawang menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerahnya. Bersama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, Drs. H. Wawan Setiawan, M.M., dan Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dr. (C) Dhani Sudirman, S.T., S.E., M.M., mereka membahas sejumlah program strategis untuk anak muda Karawang. 2/10/2025

 

Salah satu program unggulannya adalah Lomba Duta Pelajar Karang Taruna. Ajang ini bukan sekadar lomba bergengsi, tetapi menjadi wadah untuk mencari sosok pelajar inspiratif yang dapat menjadi teladan dan role model bagi generasi muda Karawang.

 

Tak hanya fokus pada pelajar aktif, Karang Taruna juga memberikan perhatian bagi mereka yang sempat terhenti dalam pendidikan. Melalui program kesetaraan Paket A, B, dan C, warga Karang Taruna yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal dapat kembali belajar dan memperoleh ijazah setara SD, SMP, atau SMA tanpa batasan usia.

 

Program tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,2 miliar untuk mendukung:

 

Program pendidikan kesetaraan

Fasilitasi anak tidak sekolah (ATS)

Pengembangan hibah perpustakaan digital

Ketua Umum Karang Taruna Karawang, Dhani Sudirman, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bukti bahwa Karang Taruna tidak hanya bergerak di bidang sosial, tetapi juga menjadi garda depan dalam pendidikan bagi generasi muda.

 

Menanggapi gagasan tersebut, Kadisdikpora Karawang, Drs. H. Wawan Setiawan, M.M., menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, Karang Taruna memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga tepat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program pendidikan.

 

“Kami sangat mendukung ide-ide Karang Taruna. Pemerintah butuh mitra yang dekat dengan masyarakat, dan Karang Taruna adalah salah satunya. Kita akan bareng-bareng memastikan program ini berjalan dan sukses,” tegas Wawan.

Sebagai penutup pertemuan, Dhani Sudirman menyerahkan plakat Karang Taruna kepada Kadisdikpora. Momen tersebut menjadi simbol resmi terjalinnya kolaborasi antara Karang Taruna dan Disdikpora dalam mendukung keberhasilan program pendidikan di Kabupaten Karawang.

 

Ke depan, Karang Taruna akan terus berkolaborasi secara harmonis dengan Pemda Karawang. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan program pendidikan yang inklusif, kreatif, dan berkelanjutan demi terwujudnya Karawang Maju.

 

(IL)

Tak Memiliki SLHS, Puluhan SPPG di Gunungkidul Tidak di Izinkan Beroperasi

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menyebut puluhan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdaftar belum memiliki Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS). SLHS merupakan bukti resmi bahwa dapur tersebut memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan, sehingga menjamin keselamatan dan kesehatan anak-anak penerima manfaat.

“Saat ini kami mencatat ada 25 dapur SPPG, 17 telah beroperasi sisanya masih on progres. Dari puluhan SPPG hanya satu yang memiliki SHLS,” ucap Ismono menjawab pertanyaan wartawan ungkaprealita.com di ruang kerjanya Kamis (2/10/2025).

Ismono menyebut baru di SPPG Kodim telah mengantongi SLHS sejak awal beroperasi. Lanjut, Ismono, sebelum SPPG beroperasi melayani makan bergizi gratis (MBG) diwajibkan mengantongi SLHS yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan. Hal itu merupakan komponen penting karena menjadi syarat wajib setiap SPPG.

“Berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Mendagri, Mentri Kesehatan, dan BGN setiap SPPG diarahkan mengurus SLHS terlebih dahulu sebelum beroperasi,” ujar Ismono.

Dinas Kesehatan telah instruksikan setiap puskesmas agar melakukan pendampingan setiap SPPG untuk memulai verifikasi penerbitan SHLS. Kendati demikian diharapkan akan meminimalisir kemungkinan keracunan makanan, yang disebabkan keteledoran SPPG.

“Kami juga telah menerima surat pengajuan SLHS beberapa SPPG. Bahkan mereka juga meminta pembinaan kepada kami terkait standarisasi pemenuhan gizi,” tutupnya.

Penulis: Hm_UR.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Korem 072/Pamungkas Gelar Upacara Korps, 815 Prajurit Naik Pangkat

YOGYAKARTA | ungkaprealita.com – Sebanyak 815 prajurit jajaran Korem 072/Pamungkas menerima kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2025. Kegiatan Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat tersebut dipimpin oleh Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Dec Jerry Manungkalit, S.I.P., bertempat di Monumen Diponegoro, Jl. HOS Cokroaminoto, Tegalrejo, Yogyakarta, Rabu (1/10/2025).

Ratusan prajurit yang mendapat kenaikan pangkat terdiri dari 10 Perwira Menengah (Pamen), 80 Perwira Pertama (Pama), 504 Bintara, 212 Tamtama, serta 9 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Momentum ini menjadi salah satu wujud penghargaan negara atas dedikasi, prestasi, dan pengabdian prajurit TNI selama menjalankan tugas.

Kasrem 072/Pamungkas dalam membacakan sambutan Danrem 072/Pamungkas, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit yang telah mendapatkan kenaikan pangkat, sekaligus kepada para istri yang telah setia mendampingi suami dalam perjalanan pengabdian.

“Kenaikan pangkat ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang patut kita syukuri bersama. Keberhasilan ini tidak terlepas dari doa dan dukungan keluarga, sehingga harus disikapi sebagai amanah yang kelak dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar simbol status, tetapi juga membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang lebih besar. Oleh karena itu, para prajurit dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kesiapan menghadapi tantangan tugas ke depan.

“Semakin tinggi pangkat, semakin besar pula harapan dan tuntutan yang diberikan. Para perwira sebagai unsur pimpinan harus mampu meningkatkan kemampuan analisis, manajerial, serta pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Dengan kepemimpinan yang kuat, Korem 072/Pamungkas akan semakin solid dan disegani,” ungkap Kasrem.

Ia juga menekankan pentingnya peran prajurit dalam mendukung program-program prioritas pemerintah. Hal ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada bangsa dan negara, sekaligus bentuk sinergi dengan masyarakat dalam menjaga stabilitas dan ketahanan wilayah.

“Acara laporan korps kenaikan pangkat ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari pejabat Korem 072/Pamungkas kepada prajurit yang naik pangkat, dilanjutkan dengan sesi foto Bersama,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Ops Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Tentrem Basuki, Kasi Pers Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Handoko Yudo Wibowo, para Pasi dan Kabalakrem Korem 072/Pamungkas, serta Persit KCK Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Danramil 07/Karangmojo Pimpin Corp Raport Anggota yang Purna Tugas

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Satu anggota TNI Kodim 0730/Gunungkidul yang telah menyelesaikan masa dinasnya secara resmi dilepas oleh Komandan Kodim 0730/Gunungkidul yang diwakili oleh Danramil 07/Karangmojo Kapten Cba Setiyono.

Korp Raport dan penyerahan piagam penghargaan kepada Personil yang purna tugas bertempat di lapangan upacara Makodim 0730/Gunungkidul di Jln Kesatrian No.03, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Rabu (01/10/2025).

Mewakili Komandan Kodim, Danramil 07/Karangmojo, Kapten Cba Setiyono memberikan penyerahan piagam kepada anggota yang purna tugas dan menyampaikan selamat serta terimakasih kepada Pelda Suwarna anggota Koramil 04/Nglipar yang telah menyelesaikan masa baktinya menjadi anggota TNI di Kodim 0730/Gunungkidul dengan baik.

Danramil berpesan agar para purnawirawan yang akan kembali menjalani kehidupan ditengah-tengah masyarakat tetap menjaga marwah TNI dengan menjalani kehidupan sesuai norma-norma aturan dan kearifan lokal yang berlaku di lingkungan masing-masing.

“Saya berharap tetap jaga silaturahmi dengan Kodim 0730/Gunungkidul karena purna tugas ini bukan berarti memutus hubungan semuanya, hanya ikatan dinas yang selesai selebihnya kita adalah prajurit dan selamanya jati diri prajurit tidak boleh hilang dari jiwa kita,” imbuhnya.

Selain menjaga silaturahmi, Danramil 07/Karangmojo, Kapten Cba Setiyono berpesan agar anggota yang sudah purna agar segera beradaptasi dengan lingkungan barunya di tengah-tengah masyarakat.

“Tetap semangat, jaga nama baik satuan, jaga kesehatan dan bina keluarga dengan baik agar tetap harmonis,” pungkasnya.

Penulis: Redaksi.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Ramayana Fair 2025 Resmi Dibuka di Karawang, Angkat UMKM Lewat Pesta Rakyat Meriah

KARAWANG | UNGKAPREALITA.COM | Ramayana Group resmi membuka Karawang Ramayana Fair 2025 yang digelar mulai 30 September hingga 2 November 2025 di area dalam dan luar City Plaza Karawang. Pameran berlangsung setiap hari pukul 12.00–22.00 WIB dengan konsep pesta rakyat meriah.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan ruang bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya. Beragam kegiatan ditawarkan, mulai dari panggung musik, aneka lomba, wahana permainan, hingga games interaktif. Pengunjung juga dapat menikmati berbagai produk dengan harga terjangkau dan promo spesial.

Ramayana Fair menghadirkan produsen nasional ternama serta UMKM lokal. Ajang ini diharapkan dapat mendorong pemulihan usaha dan menjadi wadah kurasi produk yang berpotensi menjalin kerja sama jangka panjang.

Sebelumnya, Jatinegara Ramayana Fair sukses menyedot perhatian masyarakat. Kesuksesan itu mendorong Ramayana memperluas kegiatan ke tiga kota sekaligus, yakni Garut, Cirebon, dan Karawang.

“Melalui Ramayana Fair, kami ingin menjadi jembatan antara konsumen dan produsen, membuka peluang kerja sama baru, serta memberi dampak positif bagi perekonomian daerah,” tulis pernyataan resmi Ramayana Group.

Antusiasme masyarakat Karawang pun terlihat. Ruby, salah satu warga, mengaku tak sabar menyambut acara ini. “Dengan adanya Ramayana Fair, suasananya pasti seru. Banyak hiburan, belanja murah, dan juga bisa mendukung UMKM. Pokoknya saya tidak sabar untuk ikut meramaikan,” ujarnya.

Pelaku UMKM juga menyambut positif kegiatan ini. Cici, pemilik dua stand kuliner Bacang KUY, mengaku senang bisa ikut serta.

“Baru tahun ini saya ikut. Harapannya banyak pengunjung yang datang sehingga produk Bacang KUY dengan berbagai varian rasa bisa lebih dikenal dan laris manis,” ungkapnya.

Sementara itu, Indah, salah satu pengunjung, mengaku puas dengan konsep acara. “Ramayana Fair 2025 menghadirkan suasana berbeda. Ada banyak UMKM, permainan, serta makanan dan minuman dengan diskon menarik. Saya datang bersama keluarga dan pastinya membawa banyak oleh-oleh,” tuturnya.

Dengan semangat gotong royong, Ramayana optimistis gelaran ini dapat mendukung kebangkitan ekonomi nasional, khususnya bagi UMKM, serta menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memajukan perekonomian rakyat.

(IL)