Sabtu, Juli 25, 2026
Beranda blog Halaman 10

Menghubungkan OBE dan AI: FKIP UNSIKA Gelar Seminar Internasional Pendidikan di Era Digital

KARAWANG |UNGKAPREALITA.COM| Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menggelar Seminar Internasional bertema “Bridging Outcome-Based Education and AI Innovation for Authentic and Meaningful Assessment” pada Kamis (6/11/2025) di Aula FKIP UNSIKA. Kegiatan ini dihadiri dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi serta menghadirkan narasumber internasional dan nasional yang membahas asesmen pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di era digital.

 

Acara secara resmi dibuka dengan dukungan penuh pimpinan FKIP UNSIKA, Prof. Dr. H. Sutirna, M.Pd, serta Wakil Dekan I FKIP, Fauzi Miftakh, S.Pd., M.Pd. Kegiatan juga mendapatkan support dari Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Evi Karlina Ambarwati, S.S., M.Ed, yang turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya seminar internasional ini.

 

Seminar dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama yang ditujukan bagi dosen mengusung tema “Practical Perspectives on Developing OBE-Aligned Assessment Instruments” dengan menghadirkan narasumber utama Dr. Shahid Abrar-ul-Hassan dari University Canada West, Vancouver, BC, Canada. Dalam pemaparannya, Dr. Shahid menegaskan bahwa pendidik di era digital dituntut mampu merancang asesmen yang tidak hanya menilai hasil akhir, tetapi juga mendorong kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif mahasiswa.

 

“Pendekatan OBE harus diterjemahkan ke dalam asesmen yang autentik dan mampu memotret kompetensi mahasiswa secara komprehensif,” ujarnya.

 

Pada sesi kedua yang ditujukan bagi mahasiswa, seminar mengangkat tema “Authentic Assessment in the Age of AI: How to Incorporate AI into Your Assessments”. Narasumber yang hadir adalah dosen FKIP UNSIKA, Dr. Fikri Asih Wigati, S.S., M.Pd, dan David Pratama, S.Pd., M.Si.P.

 

Dr. Fikri memaparkan perubahan paradigma asesmen di era teknologi digital. “AI bukan ancaman, tetapi alat yang dapat memperkaya pengalaman belajar jika digunakan secara bijaksana,” jelasnya.

 

Sementara itu, David Pratama menekankan bahwa teknologi AI dapat membantu pendidik melakukan analisis hasil belajar secara cepat dan memberikan umpan balik yang lebih personal kepada mahasiswa.

 

Ketua Panitia kegiatan, Dr. Nia Pujiawati, S.S., M.Pd, menyampaikan bahwa seminar ini diikuti oleh seluruh dosen dan mahasiswa FKIP UNSIKA yang tengah menempuh mata kuliah Evaluasi Pembelajaran. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi asesmen, memperkuat pemahaman prinsip OBE, dan memperkenalkan berbagai strategi asesmen autentik berbasis teknologi.

 

“Melalui seminar ini, kami berharap para peserta dapat merancang instrumen asesmen yang valid, reliabel, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21,” katanya.

 

Selain memperkaya wawasan akademik, hasil dari kegiatan ini akan didokumentasikan dalam laporan resmi sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pembelajaran di lingkungan FKIP UNSIKA. Dengan terselenggaranya seminar internasional ini, FKIP UNSIKA menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi dan kesiapan pendidik menghadapi tantangan era digital.

(IL)

Kapolres Subang Kirim Karangan Bunga Apresiasi untuk Redaksi suarapurwasuka.com

SUBANG |UNGKAPREALITA.COM| Redaksi suarapurwasuka.com mendapat apresiasi dari Kapolres Subang berupa sebuah karangan bunga ucapan “Selamat & Sukses”. Karangan bunga tersebut dikirim langsung sebagai bentuk dukungan atas peran suarapurwasuka.com dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Rabu, 19 November 2025.

 

Karangan bunga dengan warna mencolok itu terlihat terpajang di depan kantor redaksi. Pada papan ucapan tersebut tertulis pesan dukungan dari AKBP Dony Eko Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., Ph.D, Kapolres Subang, yang memuji komitmen media terhadap penyajian berita yang jernih dan terpercaya.

 

Pendiri yang juga Komisaris suarapurwasuka.com, Syuhada Wisastra, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Kapolres Subang.

Menurutnya, kepercayaan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh tim redaksi.

 

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan apresiasi dari Kapolres Subang. Ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah bagi kami untuk semakin memperkuat komitmen dalam menyajikan berita yang akurat, mendidik, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

 

Syuhada menegaskan bahwa kepercayaan publik dan institusi penegak hukum adalah modal penting dalam menjaga integritas pers daerah.

 

Ditempat yang sama, Pimpinan perusahaan sekaligus Pemimpin Redaksi suarapurwasuka.com, Muhammad Rifai, menyebut apresiasi tersebut sebagai bukti bahwa kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan redaksi mendapat tempat di hati masyarakat maupun instansi pemerintah.

 

“Kami bekerja dengan prinsip profesionalitas, verifikasi, dan keberimbangan. Dukungan dari Kapolres Subang semakin menguatkan tekad kami untuk terus menjaga standar tersebut. Kami akan terus berdiri di garis independensi, mengedepankan kepentingan publik, serta menjadi mitra kritis yang konstruktif,” ungkapnya.

 

Rifai menambahkan bahwa redaksi akan terus memperkuat kualitas liputan, terutama terkait isu-isu lokal yang menyangkut keamanan, pelayanan publik, dan dinamika sosial.

 

Sinergitas dan komunikasi baik terjalin berkat kinerja langsung Wakil Pimpinan Redaksi Suarapurwasuka.com.

 

Wakil Pemimpin Redaksi, Feri Kosasih, yang selama ini menjalin komunikasi intensif dengan jajaran Polres Subang termasuk Kapolres, mengatakan bahwa hubungan profesional antara media dan aparat penegak hukum sangat penting dalam menjaga keterbukaan informasi.

 

“Kami selalu membangun koordinasi yang baik dengan Kapolres Subang maupun seluruh jajaran kepolisian. Tujuannya jelas: memastikan informasi yang diterima masyarakat valid, tidak simpang siur, dan berdampak positif. Apresiasi ini semakin memperkuat hubungan sinergis yang selama ini sudah terjalin,” kata Feri.

 

Tim Redaksi Suarapurwasuka.com menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi penguat semangat tim redaksi dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik yang profesional.

 

Ke depan, suarapurwasuka.com akan terus meningkatkan kualitas pemberitaan, memperluas jangkauan informasi, serta menjaga integritas dan independensi sebagai media terpercaya di wilayah Purwasuka.

(Red)

Kasdim 0731/Kulonprogo Hadiri Acara Fun Sport HUT KORPRI Ke-54 Kabupaten Kulonprogo

KULONPROGO (DIY) | ungkaprealita.com – Kepala Staf Kodim 0731/Kulonprogo Mayor Cpl Sutarjo bersama Forkopimda dan Pejabat OPD terkait, menghadiri acara Fun Sport Peringatan HUT KORPRI ke-54, yang digelar di Alun-Alun Wates Kabupaten Kulonprogo, pada Selasa (18/11/2025).

Tema Peringatan HUT KORPRI ke-54 adalah “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI dalam Mewujudkan Indonesia Maju”.

Kadis Dikpora Kulon Progo Drs. Nur Wahyudi, M.M., melaporkan, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pembudayaan olahraga di seluruh lapisan masyarakat, termasuk para ASN di lingkungan Kabupaten Kulon Progo. Pada kesempatan ini akan dilaksanakan Lomba Antar Kapanewon, diikuti 12 kontingen.

Olahraga yang dilombakan yakni Fun Run, Gerak Jalan, Senam, Egrang, Sepak Bola, Bola Voli, Karaoke dan Masak Bakso. Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Upacara Peringatan HUT ke-54 KORPRI, pada tanggal 29 November 2025 namun akan dilaksanakan 28 November 2025.

“Semoga seluruh kegiatan berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ucapnya.

Staf Ahli Kemenpora Dr. R. Isnanto, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Ttarkam di Kabupaten Kulon Progo. Marilah warga Kulon Progo dari usia muda sampai lansia kita ajak bergerak untuk investasi kesehatan agar di masa tuanya tetap bugar tidak nyusahin.

“Jadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi yang harmoni. Selamat berolahraga silakan rebut piala yang sudah disiapkan,” tegas Isnanto.

Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., menyampaikan, rangkaian kegiatan ini menunjukkan adanya perhatian dari Pemerintah Pusat kepada Kulon Progo. Kegiatan di area Alun Alun Wates ini difokuskan sebagai ruang rekreasi, sedangkan untuk kegiatan berprestasi di Stadion Cangkring.

“Kedepan, akan disiapkan panggung permanen agar setiap malam Minggu dapat diselenggarakan pentas seni oleh anak-anak Kulon Progo,” ungkap Bupati Kulonprogo.

Tujuannya untuk memberikan semangat generasi muda agar berani menampilkan potensi mereka, sekaligus memberi kesempatan pelaku UMKM berkarya dan berjualan.

“Dengan adanya ruang ini, diharapkan UMKM Kulon Progo dapat terus berkembang dan menunjukkan kualitasnya yang luar biasa.” Pungkasnya.

(redaksi.)

Diduga Akibat Celah Pembatas, Balita 4 Tahun Terjatuh dari Lantai Dua RS Hastien

KARAWANG | UNGKAPREALITA.COM | Kasus jatuhnya balita berusia empat tahun, Jihad Alpahmi, dari lantai dua Rumah Sakit Hastien Rengasdengklok, terus mendapat perhatian publik. Sejumlah warga bahkan menyampaikan kritik dan keprihatinan terhadap aspek keamanan fasilitas rumah sakit melalui media sosial,(17/11/2025).

 

Insiden terjadi saat korban duduk di bangku ruang tunggu poli bersama orang tuanya. Diduga, korban melihat ke bawah melalui celah antara kaca dan pembatas ruang tunggu, lalu terjatuh hingga lantai dasar. Balita tersebut mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif di RS Intan Barokah. Hingga saat ini korban dilaporkan belum sadarkan diri.

 

Kapolsek Rengasdengklok Kompol Edi Karyadi membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan proses penanganan dan pengumpulan keterangan lebih lanjut.

 

Sementara itu, unggahan mengenai insiden ini di halaman media sosial Info Cikarang Karawang menuai berbagai komentar dari warganet. Sejumlah warga mempertanyakan aspek keselamatan di lantai dua RS Hastien.

 

Salah seorang warga, Rangga Setiawan, mengaku pernah memperhatikan adanya celah yang cukup lebar di lokasi kejadian.

 

“Baru kemarin saya di lantai dua Hastien, nyender di dekat pagar. Dalam hati ini ada sela-sela bahaya banget kalau ada anak-anak atau orang main di sini bisa jatuh, lumayan gede soalnya selanya. Posisi nggak ditutup lagi. Sekarang malah kejadian,” tulisnya.

Warganet lain, Husna Nurzaini, mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua, namun tetap menyoroti situasi yang rawan.

 

“Jadikan pembelajaran untuk kita sebagai orang tua. Anak itu harus dalam pengawasan. Tapi kalau tempatnya berbahaya, tetap harus ada keamanan yang jelas,” ujarnya.

Ada pula komentar dari pengguna bernama Irvan yang mempertanyakan prosedur penanganan korban.

 

“Jatuh di RS itu malah dibawa ke RS lain dengan alasan peralatan. Lucu banget. Itu sebenarnya cara mereka menghindar dari masalah,” tulisnya.

Pernyataan tersebut merupakan opini pribadi warganet dan belum mendapatkan tanggapan dari pihak rumah sakit.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Hastien belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi fasilitas keamanan maupun kronologi lengkap kejadian.

(Red)

Gathering ASPHRI 2025: Praktisi HR Segarkan Pikiran, Suasana Hangat Sambut Peserta di The Village Bogor

0

BOGOR | UNGKAPREALITA.COM | Kesibukan para praktisi Human Resource (HR) yang setiap hari bergelut dengan tuntutan pekerjaan akhirnya terbayar dengan suasana menyegarkan pada Gathering ASPHRI 2025. Rombongan peserta tiba di The Village, Bogor, Sabtu (15/11/2025), setelah menempuh perjalanan dari Cikarang Barat.

 

Setibanya di lokasi, peserta disambut suasana nyaman dan penuh kekeluargaan. Panitia menyiapkan coffee break untuk melepas lelah sebelum pembagian kamar berdasarkan kelompok masing-masing. Suasana hangat terlihat dari tawa dan obrolan ringan, menandai bahwa gathering kali ini menjadi ruang refreshing bagi para HR yang setiap hari bergelut dengan tekanan kerja.

 

Tidak hanya sebagai kegiatan rekreasi, Gathering ASPHRI 2025 juga menjadi wadah silaturahmi, berbagi pengalaman serta mempererat kerja sama antarpraktisi HR dari berbagai perusahaan anggota.

 

Komentar Peserta Gathering ASPHRI 2025

 

Sukri Sulaiman – PT Sugiura Indonesia

“ASPHRI Gathering adalah ajang silaturahmi praktisi HR yang selalu berkesan di hati. Setiap tahun punya cerita dan nilai kebersamaan tersendiri.”

 

Iswahyudi – PT Shoujiki Yusan Indonesia

“ASPHRI luar biasa mantap sebagai ajang silaturahmi antar-HR. Kegiatan seperti ini memperkuat hubungan dan menambah semangat.”

 

Nino Wahyitno – PT Global Alih Tahta

“ASPHRI memang luar biasa, memberi inspirasi membangun negeri. Mantap dan luar biasa. Teruslah melaju menjadi yang terdepan dan terbaik. Good job ASPHRI!”

 

Sigit Benlis – PT Indo Creative Mebel

“Acaranya luar biasa. Panitianya hebat dan kompak, pesertanya ceria penuh kebersamaan. Tempatnya mantap untuk refreshing.”

 

Syuhada Wisastra – Owner PT Teraspasundan Mediatama

“Gathering ASPHRI ini bukan sekadar acara kumpul, tetapi momentum memperkuat sinergi antarpraktisi HR. Suasana kebersamaan seperti i6ni sangat penting untuk memperluas jaringan dan mempererat rasa6 persaudaraan. Semoga kegiatan positif seperti ini terus berlanjut.”

 

Kehadiran para peserta dari berbagai perusahaan memperlihatkan bahwa ASPHRI bukan hanya wadah profesional, tetapi juga tempat membangun solidaritas dan kebersamaan. Suasana positif di hari pertama gathering menjadi modal kuat menjalankan rangkaian kegiatan selanjutnya.

 

Gathering ASPHRI 2025 diharapkan dapat menghadirkan penyegaran, memperluas jejaring, serta6 memperkuat kolaborasi antar anggota dalam menghadapi dinamika dunia ketenagakerjaan yang terus berkembang.

(IL)

JELANG NATARU, POLRES GUNUNGKIDUL SIAPKAN OPERASI ZEBRA PROGO 2025, BERIKUT SASARANNYA

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), jajaran Satlantas Polres Gunungkidul bersiap menggelar Operasi Zebra 2025 dengan pola penindakan yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Diketahui Operasi tersebut akan digelar selama dua pekan, dimulai 17 hingga 30 November 2025. Operasi Zebra kali ini menyasar pelanggaran lalu lintas kasat mata.

‎Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Arfita Dewi, S.I.Kom., M.A.P. mengatakan, Operasi Zebra ini merupakan operasi cipta kondisi menjelang Nataru (Natal dan Tahun Baru).

‎”Personel kepolisian akan terjun dengan sistem hunting, bukan razia stasioner seperti sebelumnya,” ujar Arfita saat dikonfirmasi awak media. Jumat (14/11/2025).

‎Arfita menjelaskan, operasi kali ini lebih fokus untuk menekankan penindakan preemtif dan preventif, masing-masing 40 persen, sedangkan penegakan hukum berupa tilang hanya 20 persen.

‎“Pelanggaran yang disasar adalah pelanggaran kasat mata yang berpotensi terhadap kecelakaan lalu lintas, misalnya penggunaan helm, juga knalpot-knalpot yang tidak sesuai standar,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, titik Operasi Zebra semua wilayah dengan hunting system. “Nanti akan kita lihat jenis pelanggarannya, apakah itu cukup dengan teguran simpatik atau memang harus ditilang,” imbuhnya.

‎Operasi ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

‎“Operasi Zebra bukan semata penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar tertib dan selamat di jalan raya,” pungkas Arfita.

‎Berikut Jenis Pelanggaran yang disasar dalam Operasi Zebra 2025:

1. Berkendara dibawah umur.

2. Pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang.

3. Tidak menggunakan helm SNI, dan tidak menggunakan Safety Belt.

4. Pengendara yang melawan arus.

5. Pengemudi atau pengendara melebihi batas kecepatan.

6. Mengkonsumsi alkohol saat sedang berkendara.

7. Menggunakan Handphone saat berkendara.

8. PENINDAKAN BALAP LIAR.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Karangan Bunga Misterius di Pelantikan DKM Masjid Agung Karawang Disingkirkan, Ada Apa?

Karawang | UNGKAPREALITA.COM | Pelantikan pengurus baru Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Karawang periode 2025–2029 yang dipimpin Bpk. H. M. Zeni Zaelani dihalaman mesjid nya sudah penuh karangan bunga,  pada Kamis 13/11/2025.

 

Namun, acara sakral tersebut sempat diwarnai kejadian yang mencuri perhatian jamaah: kemunculan sebuah karangan bunga bernada kritik yang kemudian diketahui tidak dipajang terbuka dan dipindahkan oleh petugas.

 

Deretan karangan bunga ucapan selamat dari berbagai tokoh politik, lembaga, hingga perwakilan Tim Ahli Penasihat Presiden RI memenuhi area masjid. Sebagian besar membawa pesan dukungan seperti “Selamat dan Semoga Amanah”, menandakan besarnya perhatian publik terhadap kepengurusan baru.

 

Namun, satu papan bunga berwarna hijau–merah menjadi sorotan. Di bagian atasnya tertera kaligrafi “Bismillah”, sementara di tengah terpampang pesan mencolok: “APAKAH INI SEMUA BAIK-BAIK SAJA”. Karangan bunga itu dikirim atas nama “Hamba Allah NU Sok Ka Masjid”, identitas anonim yang mengaku berasal dari jamaah biasa.

 

Pesan tersebut dinilai sebagai bentuk kritik halus terhadap dinamika internal masjid maupun proses pergantian pengurus. Tidak frontal, namun cukup kuat untuk memicu tanya di kalangan jamaah.

 

Tidak Dipajang Terbuka, Ini Penjelasan Petugas

 

Karangan bunga bernada kritik itu kemudian diketahui tidak ditempatkan di area publik sebagaimana papan bunga lainnya. Seorang petugas lapangan yang dikonfirmasi wartawan memberikan penjelasan singkat terkait alasan pemindahan.

 

“Menurut informasi dari petugas di lapangan, alasannya karena karangan bunga tersebut sudah tidak muat dipajang. Soal kenapa tidak dipajang, saya juga tidak tahu, itu mah urusan para pejabat,” ujar petugas tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak DKM Masjid Agung Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait keberadaan maupun penanganan karangan bunga tersebut.

 

Peristiwa ini memunculkan diskusi di kalangan jamaah mengenai transparansi dan dinamika internal DKM. Sementara itu, prosesi pelantikan tetap berjalan lancar dan khidmat.

(IL)

Kolaborasi Besar: Lapas Karawang dan Pemkab Resmikan Unit Laundry Higienis untuk Warga Binaan

KARAWANG | UNGKAPREALITA.COM | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang meresmikan Unit Layanan Laundry Bersih Gratis bagi warga binaan, Kamis (13/11/2025). Acara yang digelar di lingkungan Lapas Karawang ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Barat. Momentum tersebut menjadi langkah penting dalam transformasi layanan pemasyarakatan di wilayah Karawang.

 

Kegiatan turut dihadiri Bupati Karawang H. Aep Saepulloh, SE., Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin, Kepala Lapas Kelas I Cirebon, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, para Kalapas dan Karutan se-Jawa Barat, pimpinan OPD Kabupaten Karawang, serta mitra kerja dari berbagai instansi vertikal.

 

Dalam kesempatan itu, Lapas Karawang juga melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karawang dan sejumlah stakeholder sebagai bagian dari penguatan tata kelola layanan, pembinaan, dan pemenuhan hak dasar warga binaan. Peresmian layanan laundry ini sekaligus menandai komitmen Lapas Karawang untuk menghadirkan layanan pemasyarakatan yang lebih modern, higienis, dan humanis.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Victor Nixon Toar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa layanan laundry bersih gratis merupakan kebutuhan mendesak untuk mengatasi tantangan kesehatan warga binaan, terutama terkait penyakit kulit seperti skabies yang mudah menyebar di area hunian padat.

 

Kalapas menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan dasar, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pembinaan dan pencegahan penyakit menular. Untuk mendukung operasional layanan, sebanyak 40 warga binaan telah mendapatkan pelatihan profesional laundry bekerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Johar. Sebelum bertugas, seluruhnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan mereka bebas dari penyakit menular.

 

Lebih lanjut, Kalapas memaparkan sinergi lintas lembaga yang turut memperkuat keberhasilan program ini. Kolaborasi tersebut mencakup:

 

1. Pemkab Karawang dalam peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga penyaluran hasil karya.

 

2. Polres Karawang dalam penguatan keamanan dan pertukaran informasi intelijen.

 

3. Kodim 0604 Karawang untuk pembinaan kebangsaan dan dukungan kedaruratan.

 

4. BNNK Karawang untuk program P4GN, tes urin, penyuluhan, serta rehabilitasi pengguna narkotika.

 

5. Kementerian Agama Karawang untuk pembinaan kerohanian lintas agama.

 

6. Kejaksaan Negeri Karawang dalam pengawasan hukum dan penyuluhan bagi warga binaan.

 

“Kerja sama hari ini bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen moral bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan produktif,” ujar Kalapas.

 

Kalapas juga melaporkan dukungan sarana dan prasarana melalui program CSR PT Sumber Manah Abadi yang memberikan:

 

9 unit mesin cuci kapasitas 9 kg

2.000 gantungan pakaian

170 keranjang cucian

4 unit gerobak operasional

1 set alat pelurus pakaian

tabung gas 12 kg

 

Fasilitas tersebut digunakan untuk memastikan pelayanan pencucian pakaian warga binaan dapat berjalan bersih, steril, dan terjadwal.

 

Pada akhir sambutannya, Kalapas menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah menetapkan roadmap nasional, di mana seluruh Lapas, Rutan, dan LPKA di Indonesia ditargetkan memiliki unit laundry mandiri pada tahun 2028.

 

Selanjutnya Bupati Karawang, H. Aep Saepulloh, SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif Lapas Karawang. Ia menegaskan bahwa warga binaan tetap merupakan bagian dari masyarakat Kabupaten Karawang yang memiliki hak memperoleh layanan kesehatan dan pembinaan layak.

 

Bupati menjelaskan bahwa komunikasi dan koordinasi dengan Lapas Karawang selama ini berjalan sangat baik, termasuk mengenai kebutuhan sarana prasarana, layanan kesehatan, dan pembinaan produktif. Pemerintah Kabupaten Karawang, lanjutnya, telah menginstruksikan Puskesmas Adiarsa untuk memantau dan memastikan ketersediaan obat-obatan bagi warga binaan, mengingat tingginya jumlah penghuni Lapas yang kini mencapai lebih dari 1.200 orang.

 

“Pelayanan kesehatan, kebersihan, dan pembinaan bagi warga binaan adalah tanggung jawab kita bersama. Mereka adalah masyarakat Karawang dan harus diperlakukan dengan layak,” ujar Bupati.

 

Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang telah berjalan antara Lapas dan berbagai dinas, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, dan Dinas Pertanian, dalam memberikan program pemberdayaan. Selain itu, Pemkab Karawang tengah melakukan pendataan warga binaan yang belum memiliki ijazah Paket A, B, dan C untuk difasilitasi pendidikan kesetaraannya.

 

Bupati berharap layanan laundry bersih gratis dapat menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan, sekaligus mengurangi risiko penyakit menular.

 

Usai rangkaian sambutan dan penandatanganan perjanjian kerja sama, rombongan pejabat melakukan peninjauan langsung ke area Unit Layanan Laundry Bersih Gratis. Dalam peninjauan tersebut, tamu undangan melihat proses kerja warga binaan, sarana pendukung yang digunakan, serta alur layanan pencucian yang dikembangkan untuk menjaga higienitas pakaian.

 

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan bersama, sebagai simbol kebersamaan antara pemerintah daerah, instansi penegak hukum, serta jajaran pemasyarakatan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan di Lapas Karawang.

 

Dengan peresmian ini, Lapas Kelas IIA Karawang menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pemasyarakatan yang semakin modern, humanis, dan berdampak nyata bagi kesehatan dan pembinaan warga binaan.

(IL)

EMPAT KAPOLSEK POLRES GUNUNGKIDUL DIROTASI, SALAH SATUNYA KANIT RESKRIM

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) bagi sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek Jajaran. Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Gunungkidul ini, dipimpin langsung oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Miharni Hanapi, S.I.K., M.M, pada Kamis, (13/11/2025).

​Mutasi dan rotasi jabatan ini didasarkan pada dua Surat Telegram (ST) dari Kapolda DIY, yaitu ST/665/X/KEP.2025 dan ST/666/X/KEP.2025, sebagai bagian dari upaya penyegaran dan pembinaan karier di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

​Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Miharni Hanapi, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa Sertijab adalah hal yang lumrah dalam organisasi Polri. Ia menekankan bahwa pergeseran jabatan bertujuan untuk meningkatkan kinerja, memberikan penyegaran, dan menjadi sarana promosi bagi para perwira.

​”Kepada para pejabat yang lama, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan sumbangsih yang telah diberikan selama bertugas di Polres Gunungkidul. Semoga sukses di tempat tugas yang baru,” ujar Kapolres.

Kapolres juga berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, meneruskan program-program yang telah berjalan dengan baik, serta menciptakan inovasi dan terobosan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Gunungkidul.

​Daftar Pejabat yang Melaksanakan Serah Terima Jabatan:
1. ​AKP Mursidiyanto, S.H. (Pejabat lama Kapolsek Patuk) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kanit 2 Subdit 2 Ditreskrimum Polda DIY.
2. ​AKP Solechan, S.H., M.M. (Pejabat lama Kapolsek Tepus) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai PS Kapolsek Patuk Polres Gunungkidul.
3. ​AKP Suryanto, S.Pd. (Pejabat lama Kapolsek Gedangsari) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kapolsek Tepus Polres Gunungkidul.
4. ​AKP Mahmet Ali Bahonar, S.H. (Pejabat lama Kanit Reskrim Polsek Karangmojo) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kapolsek Gedangsari Polres Gunungkidul.
5. ​AKP Mulyono (Pejabat lama Kasikum Polres Gunungkidul) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kasikum Polres Bantul Polda DIY.
6. ​IPTU Andang Patriasmono, S.A.P., M.H. (Pejabat lama Kanit 1 Satreskrim Polres Gunungkidul) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kasikum Polres Gunungkidul.

Dengan adanya rotasi jabatan ini, sinergitas di tubuh Polres Gunungkidul semakin kuat dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) terutama di wilayah hukum Kabupaten Gunungkidul, pungkas AKBP Miharni Hanapi.

Penulis: Hm.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran MY:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Kenang Jasa Pahlawan, Dandim 0731 dan Jajaran Ikuti Upacara di Pemkab Kulonprogo

KULONPROGO (DIY) | ungkaprealita.com – Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., bersama Forkopimda dan Pejabat OPD, mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 Tingkat Kabupaten, di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Senin (10/11/2025).

Upacara peringati Hari Pahlawan tahun 2025 bertajuk, “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., Komandan Upacara Kanit Intelkam Polsek Wates Iptu Heri Prasetyo, S.Pd.I., Perwira Upacara Kasat Binmas Polres Kulon Progo AKP Sayana. Peserta upacara, Korsik/Genderang Sangkakala, Kodim 0731/Klp, Sat Radar 404 Congot, Yon B Satbrimobda DIY, Polres, ASN Pemkab, Linmas, Pelajar SMA, SMP dan Pramuka.

Amanat Menteri Sosial RI dibacakan Dandim 0731/Kulon Progo, hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para Pahlawan bangsa, mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan hingga hari ini.

Para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan

Tiga hal yang dapat kita teladani dari para Pahlawan yakni kesabaran, semangat, mengutamakan kepentingan bangsa dan pandangan jauh kedepan. Semangat perjuangan pantang menyerah adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita para Pahlawan.

Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji, bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih dan melayani lebih tulus, demikian antara lain amanat Mensos RI.

Upacara ini bertujuan mengenang jasa-jasa para pahlawan untuk meningkatkan kesadaran sejarah, memperkuat semangat persatuan, dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta mengingatkan kita akan pentingnya jasa para pahlawan.

(redaksi.)

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B