Minggu, Mei 24, 2026
Beranda blog Halaman 10

JELANG NATARU, POLRES GUNUNGKIDUL SIAPKAN OPERASI ZEBRA PROGO 2025, BERIKUT SASARANNYA

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), jajaran Satlantas Polres Gunungkidul bersiap menggelar Operasi Zebra 2025 dengan pola penindakan yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Diketahui Operasi tersebut akan digelar selama dua pekan, dimulai 17 hingga 30 November 2025. Operasi Zebra kali ini menyasar pelanggaran lalu lintas kasat mata.

‎Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Arfita Dewi, S.I.Kom., M.A.P. mengatakan, Operasi Zebra ini merupakan operasi cipta kondisi menjelang Nataru (Natal dan Tahun Baru).

‎”Personel kepolisian akan terjun dengan sistem hunting, bukan razia stasioner seperti sebelumnya,” ujar Arfita saat dikonfirmasi awak media. Jumat (14/11/2025).

‎Arfita menjelaskan, operasi kali ini lebih fokus untuk menekankan penindakan preemtif dan preventif, masing-masing 40 persen, sedangkan penegakan hukum berupa tilang hanya 20 persen.

‎“Pelanggaran yang disasar adalah pelanggaran kasat mata yang berpotensi terhadap kecelakaan lalu lintas, misalnya penggunaan helm, juga knalpot-knalpot yang tidak sesuai standar,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, titik Operasi Zebra semua wilayah dengan hunting system. “Nanti akan kita lihat jenis pelanggarannya, apakah itu cukup dengan teguran simpatik atau memang harus ditilang,” imbuhnya.

‎Operasi ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

‎“Operasi Zebra bukan semata penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar tertib dan selamat di jalan raya,” pungkas Arfita.

‎Berikut Jenis Pelanggaran yang disasar dalam Operasi Zebra 2025:

1. Berkendara dibawah umur.

2. Pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang.

3. Tidak menggunakan helm SNI, dan tidak menggunakan Safety Belt.

4. Pengendara yang melawan arus.

5. Pengemudi atau pengendara melebihi batas kecepatan.

6. Mengkonsumsi alkohol saat sedang berkendara.

7. Menggunakan Handphone saat berkendara.

8. PENINDAKAN BALAP LIAR.

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Karangan Bunga Misterius di Pelantikan DKM Masjid Agung Karawang Disingkirkan, Ada Apa?

Karawang | UNGKAPREALITA.COM | Pelantikan pengurus baru Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Karawang periode 2025–2029 yang dipimpin Bpk. H. M. Zeni Zaelani dihalaman mesjid nya sudah penuh karangan bunga,  pada Kamis 13/11/2025.

 

Namun, acara sakral tersebut sempat diwarnai kejadian yang mencuri perhatian jamaah: kemunculan sebuah karangan bunga bernada kritik yang kemudian diketahui tidak dipajang terbuka dan dipindahkan oleh petugas.

 

Deretan karangan bunga ucapan selamat dari berbagai tokoh politik, lembaga, hingga perwakilan Tim Ahli Penasihat Presiden RI memenuhi area masjid. Sebagian besar membawa pesan dukungan seperti “Selamat dan Semoga Amanah”, menandakan besarnya perhatian publik terhadap kepengurusan baru.

 

Namun, satu papan bunga berwarna hijau–merah menjadi sorotan. Di bagian atasnya tertera kaligrafi “Bismillah”, sementara di tengah terpampang pesan mencolok: “APAKAH INI SEMUA BAIK-BAIK SAJA”. Karangan bunga itu dikirim atas nama “Hamba Allah NU Sok Ka Masjid”, identitas anonim yang mengaku berasal dari jamaah biasa.

 

Pesan tersebut dinilai sebagai bentuk kritik halus terhadap dinamika internal masjid maupun proses pergantian pengurus. Tidak frontal, namun cukup kuat untuk memicu tanya di kalangan jamaah.

 

Tidak Dipajang Terbuka, Ini Penjelasan Petugas

 

Karangan bunga bernada kritik itu kemudian diketahui tidak ditempatkan di area publik sebagaimana papan bunga lainnya. Seorang petugas lapangan yang dikonfirmasi wartawan memberikan penjelasan singkat terkait alasan pemindahan.

 

“Menurut informasi dari petugas di lapangan, alasannya karena karangan bunga tersebut sudah tidak muat dipajang. Soal kenapa tidak dipajang, saya juga tidak tahu, itu mah urusan para pejabat,” ujar petugas tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak DKM Masjid Agung Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait keberadaan maupun penanganan karangan bunga tersebut.

 

Peristiwa ini memunculkan diskusi di kalangan jamaah mengenai transparansi dan dinamika internal DKM. Sementara itu, prosesi pelantikan tetap berjalan lancar dan khidmat.

(IL)

Kolaborasi Besar: Lapas Karawang dan Pemkab Resmikan Unit Laundry Higienis untuk Warga Binaan

KARAWANG | UNGKAPREALITA.COM | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang meresmikan Unit Layanan Laundry Bersih Gratis bagi warga binaan, Kamis (13/11/2025). Acara yang digelar di lingkungan Lapas Karawang ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Barat. Momentum tersebut menjadi langkah penting dalam transformasi layanan pemasyarakatan di wilayah Karawang.

 

Kegiatan turut dihadiri Bupati Karawang H. Aep Saepulloh, SE., Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin, Kepala Lapas Kelas I Cirebon, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, para Kalapas dan Karutan se-Jawa Barat, pimpinan OPD Kabupaten Karawang, serta mitra kerja dari berbagai instansi vertikal.

 

Dalam kesempatan itu, Lapas Karawang juga melaksanakan penandatanganan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karawang dan sejumlah stakeholder sebagai bagian dari penguatan tata kelola layanan, pembinaan, dan pemenuhan hak dasar warga binaan. Peresmian layanan laundry ini sekaligus menandai komitmen Lapas Karawang untuk menghadirkan layanan pemasyarakatan yang lebih modern, higienis, dan humanis.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Christo Victor Nixon Toar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa layanan laundry bersih gratis merupakan kebutuhan mendesak untuk mengatasi tantangan kesehatan warga binaan, terutama terkait penyakit kulit seperti skabies yang mudah menyebar di area hunian padat.

 

Kalapas menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan dasar, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pembinaan dan pencegahan penyakit menular. Untuk mendukung operasional layanan, sebanyak 40 warga binaan telah mendapatkan pelatihan profesional laundry bekerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Johar. Sebelum bertugas, seluruhnya telah menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan mereka bebas dari penyakit menular.

 

Lebih lanjut, Kalapas memaparkan sinergi lintas lembaga yang turut memperkuat keberhasilan program ini. Kolaborasi tersebut mencakup:

 

1. Pemkab Karawang dalam peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga penyaluran hasil karya.

 

2. Polres Karawang dalam penguatan keamanan dan pertukaran informasi intelijen.

 

3. Kodim 0604 Karawang untuk pembinaan kebangsaan dan dukungan kedaruratan.

 

4. BNNK Karawang untuk program P4GN, tes urin, penyuluhan, serta rehabilitasi pengguna narkotika.

 

5. Kementerian Agama Karawang untuk pembinaan kerohanian lintas agama.

 

6. Kejaksaan Negeri Karawang dalam pengawasan hukum dan penyuluhan bagi warga binaan.

 

“Kerja sama hari ini bukan sekadar formalitas, tetapi komitmen moral bersama untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, sehat, dan produktif,” ujar Kalapas.

 

Kalapas juga melaporkan dukungan sarana dan prasarana melalui program CSR PT Sumber Manah Abadi yang memberikan:

 

9 unit mesin cuci kapasitas 9 kg

2.000 gantungan pakaian

170 keranjang cucian

4 unit gerobak operasional

1 set alat pelurus pakaian

tabung gas 12 kg

 

Fasilitas tersebut digunakan untuk memastikan pelayanan pencucian pakaian warga binaan dapat berjalan bersih, steril, dan terjadwal.

 

Pada akhir sambutannya, Kalapas menegaskan bahwa Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah menetapkan roadmap nasional, di mana seluruh Lapas, Rutan, dan LPKA di Indonesia ditargetkan memiliki unit laundry mandiri pada tahun 2028.

 

Selanjutnya Bupati Karawang, H. Aep Saepulloh, SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif Lapas Karawang. Ia menegaskan bahwa warga binaan tetap merupakan bagian dari masyarakat Kabupaten Karawang yang memiliki hak memperoleh layanan kesehatan dan pembinaan layak.

 

Bupati menjelaskan bahwa komunikasi dan koordinasi dengan Lapas Karawang selama ini berjalan sangat baik, termasuk mengenai kebutuhan sarana prasarana, layanan kesehatan, dan pembinaan produktif. Pemerintah Kabupaten Karawang, lanjutnya, telah menginstruksikan Puskesmas Adiarsa untuk memantau dan memastikan ketersediaan obat-obatan bagi warga binaan, mengingat tingginya jumlah penghuni Lapas yang kini mencapai lebih dari 1.200 orang.

 

“Pelayanan kesehatan, kebersihan, dan pembinaan bagi warga binaan adalah tanggung jawab kita bersama. Mereka adalah masyarakat Karawang dan harus diperlakukan dengan layak,” ujar Bupati.

 

Ia juga mengapresiasi kolaborasi yang telah berjalan antara Lapas dan berbagai dinas, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perikanan, dan Dinas Pertanian, dalam memberikan program pemberdayaan. Selain itu, Pemkab Karawang tengah melakukan pendataan warga binaan yang belum memiliki ijazah Paket A, B, dan C untuk difasilitasi pendidikan kesetaraannya.

 

Bupati berharap layanan laundry bersih gratis dapat menjadi langkah besar dalam meningkatkan kualitas hidup warga binaan, sekaligus mengurangi risiko penyakit menular.

 

Usai rangkaian sambutan dan penandatanganan perjanjian kerja sama, rombongan pejabat melakukan peninjauan langsung ke area Unit Layanan Laundry Bersih Gratis. Dalam peninjauan tersebut, tamu undangan melihat proses kerja warga binaan, sarana pendukung yang digunakan, serta alur layanan pencucian yang dikembangkan untuk menjaga higienitas pakaian.

 

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah dan makan bersama, sebagai simbol kebersamaan antara pemerintah daerah, instansi penegak hukum, serta jajaran pemasyarakatan dalam mendukung peningkatan kualitas layanan di Lapas Karawang.

 

Dengan peresmian ini, Lapas Kelas IIA Karawang menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pemasyarakatan yang semakin modern, humanis, dan berdampak nyata bagi kesehatan dan pembinaan warga binaan.

(IL)

EMPAT KAPOLSEK POLRES GUNUNGKIDUL DIROTASI, SALAH SATUNYA KANIT RESKRIM

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul melaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) bagi sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek Jajaran. Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Gunungkidul ini, dipimpin langsung oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Miharni Hanapi, S.I.K., M.M, pada Kamis, (13/11/2025).

​Mutasi dan rotasi jabatan ini didasarkan pada dua Surat Telegram (ST) dari Kapolda DIY, yaitu ST/665/X/KEP.2025 dan ST/666/X/KEP.2025, sebagai bagian dari upaya penyegaran dan pembinaan karier di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

​Dalam amanatnya, Kapolres AKBP Miharni Hanapi, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa Sertijab adalah hal yang lumrah dalam organisasi Polri. Ia menekankan bahwa pergeseran jabatan bertujuan untuk meningkatkan kinerja, memberikan penyegaran, dan menjadi sarana promosi bagi para perwira.

​”Kepada para pejabat yang lama, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan sumbangsih yang telah diberikan selama bertugas di Polres Gunungkidul. Semoga sukses di tempat tugas yang baru,” ujar Kapolres.

Kapolres juga berpesan kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, meneruskan program-program yang telah berjalan dengan baik, serta menciptakan inovasi dan terobosan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Gunungkidul.

​Daftar Pejabat yang Melaksanakan Serah Terima Jabatan:
1. ​AKP Mursidiyanto, S.H. (Pejabat lama Kapolsek Patuk) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kanit 2 Subdit 2 Ditreskrimum Polda DIY.
2. ​AKP Solechan, S.H., M.M. (Pejabat lama Kapolsek Tepus) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai PS Kapolsek Patuk Polres Gunungkidul.
3. ​AKP Suryanto, S.Pd. (Pejabat lama Kapolsek Gedangsari) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kapolsek Tepus Polres Gunungkidul.
4. ​AKP Mahmet Ali Bahonar, S.H. (Pejabat lama Kanit Reskrim Polsek Karangmojo) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kapolsek Gedangsari Polres Gunungkidul.
5. ​AKP Mulyono (Pejabat lama Kasikum Polres Gunungkidul) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kasikum Polres Bantul Polda DIY.
6. ​IPTU Andang Patriasmono, S.A.P., M.H. (Pejabat lama Kanit 1 Satreskrim Polres Gunungkidul) diangkat dalam Jabatan Baru sebagai Kasikum Polres Gunungkidul.

Dengan adanya rotasi jabatan ini, sinergitas di tubuh Polres Gunungkidul semakin kuat dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) terutama di wilayah hukum Kabupaten Gunungkidul, pungkas AKBP Miharni Hanapi.

Penulis: Hm.
Editor: Admin.

Ikuti Saluran MY:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Kenang Jasa Pahlawan, Dandim 0731 dan Jajaran Ikuti Upacara di Pemkab Kulonprogo

KULONPROGO (DIY) | ungkaprealita.com – Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., bersama Forkopimda dan Pejabat OPD, mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 Tingkat Kabupaten, di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kulonprogo, Senin (10/11/2025).

Upacara peringati Hari Pahlawan tahun 2025 bertajuk, “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., Komandan Upacara Kanit Intelkam Polsek Wates Iptu Heri Prasetyo, S.Pd.I., Perwira Upacara Kasat Binmas Polres Kulon Progo AKP Sayana. Peserta upacara, Korsik/Genderang Sangkakala, Kodim 0731/Klp, Sat Radar 404 Congot, Yon B Satbrimobda DIY, Polres, ASN Pemkab, Linmas, Pelajar SMA, SMP dan Pramuka.

Amanat Menteri Sosial RI dibacakan Dandim 0731/Kulon Progo, hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para Pahlawan bangsa, mereka bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan hingga hari ini.

Para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit, kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan

Tiga hal yang dapat kita teladani dari para Pahlawan yakni kesabaran, semangat, mengutamakan kepentingan bangsa dan pandangan jauh kedepan. Semangat perjuangan pantang menyerah adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita para Pahlawan.

Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama, membela yang lemah, memperjuangkan keadilan dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji, bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih dan melayani lebih tulus, demikian antara lain amanat Mensos RI.

Upacara ini bertujuan mengenang jasa-jasa para pahlawan untuk meningkatkan kesadaran sejarah, memperkuat semangat persatuan, dan menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta mengingatkan kita akan pentingnya jasa para pahlawan.

(redaksi.)

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

Hari Pahlawan 2025, IWOI Karawang Serukan Pers Beretika dan Pemerintah Berbudaya Sejarah

0

KARAWANG | UNGKAPTRALITA.COM | Memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November 2025, Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang mengajak seluruh insan pers, khususnya jurnalis media online, untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan melalui karya jurnalistik yang bermakna, bertanggung jawab, dan menginspirasi.

 

Ketua IWOI DPD Karawang, Syuhada Wisastra, A.Md., CHRM., dalam pernyataannya di Kantor Sekretariat IWO Indonesia DPD Karawang, Senin (10/11/2025), menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan tahun ini dengan tema nasional “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini, kata Syuhada, harus menjadi ajang refleksi bagi insan pers untuk memperkuat tanggung jawab moral dalam menjaga kebenaran dan membangun kesadaran publik.

 

“Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang jasa para pahlawan di masa silam, tetapi juga panggilan bagi kita semua — khususnya para jurnalis dan media online — untuk terus bergerak, mengabdi, dan melanjutkan perjuangan dalam konteks hari ini. Sebagai insan pers digital, kita memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan informasi yang benar, memberdayakan masyarakat, dan memperkuat persatuan bangsa,” tegas Syuhada.

 

Ia menambahkan, perjuangan para jurnalis masa kini berbeda bentuknya dengan para pahlawan terdahulu, namun semangatnya tetap sama: berjuang untuk kebenaran dan keadilan.

 

“Hari Pahlawan mengingatkan kita bahwa perjuangan tidak berhenti di medan perang. Bagi kami para jurnalis, perjuangan itu hadir setiap hari—melalui berita yang jujur, akurat, dan mendidik. Pena dan kamera adalah senjata kami untuk menjaga nilai-nilai kebenaran, keadilan, serta kemanusiaan,” ujar Syuhada.

 

Syuhada juga menekankan bahwa jurnalis di media online memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keadilan, dan transparansi publik.

 

“Melalui kerja jurnalistik yang profesional, kita ikut meneladani pahlawan—tidak dengan pedang atau senjata, tetapi dengan pena, kamera, dan semangat kritis yang konstruktif,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut, Ketua IWOI DPD Karawang itu menyampaikan apresiasi kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, yang dinilainya konsisten dalam melestarikan tempat-tempat bersejarah dan situs perjuangan di Kabupaten Karawang.

 

“Kami dari IWOI Karawang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE. Beliau telah menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga dan melestarikan situs-situs bersejarah di Karawang—seperti Monumen Rengasdengklok, Tugu Proklamasi, dan berbagai cagar budaya lainnya. Upaya itu bukan hanya melestarikan sejarah, tapi juga menanamkan semangat nasionalisme bagi generasi muda,” ujar Syuhada.

 

Menurutnya, langkah Bupati Aep merupakan bentuk nyata kepahlawanan masa kini, karena melalui pelestarian sejarah, pemerintah daerah turut menjaga identitas dan warisan perjuangan bangsa.

 

Syuhada juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan insan media dalam memperkuat narasi kepahlawanan di era digital. Media, kata dia, memiliki peran vital dalam menyebarkan nilai-nilai perjuangan melalui berita yang inspiratif, edukatif, dan berimbang.

 

“Wartawan bukan hanya peliput peristiwa, tapi juga penerus perjuangan para pahlawan dalam bentuk yang berbeda. Melalui tulisan, foto, dan video, kita bisa menyalakan semangat kebangsaan di hati masyarakat. Karena pahlawan sejati hari ini adalah mereka yang terus berbuat untuk kebaikan dan kemajuan bangsa,” ucapnya.

 

Selain itu, IWOI DPD Karawang juga mengajak seluruh anggota dan mitra media untuk mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan 2025, mulai dari upacara bendera, tabur bunga, hingga hening cipta serentak.

 

“Kami berharap masyarakat Karawang dan seluruh pembaca media online lokal memahami bahwa penghormatan terhadap pahlawan berarti juga memberikan yang terbaik bagi masyarakat hari ini—dengan informasi yang akurat, solusi yang nyata, dan etika jurnalistik yang tidak tergoyahkan,” tutup Syuhada.

 

Dalam kesempatan yang sama, IWOI Karawang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghargai jasa para pahlawan dengan cara berkontribusi positif di bidangnya masing-masing — terutama dengan menjaga keutuhan, persatuan, dan kedamaian di tengah perbedaan.

 

“Mari kita lanjutkan perjuangan dengan cara kita masing-masing. Pemerintah dengan kebijakannya, media dengan informasinya, dan masyarakat dengan tindakannya. Semua menjadi satu kesatuan dalam mewujudkan cita-cita para pahlawan,” pungkas Syuhada.

 

Sebagai penutup, IWOI DPD Karawang menyampaikan ucapan penuh hormat:

“Selamat Hari Pahlawan 10 November 2025. Semoga semangat juang para pahlawan terus hidup di setiap langkah kita menuju Indonesia yang berdaulat, beretika, dan berkemajuan.”

 

 

📰 Tentang IWOI Karawang

 

Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Kabupaten Karawang merupakan organisasi yang menaungi wartawan dan pelaku media digital di wilayah Karawang. Melalui berbagai program pelatihan dan kolaborasi, IWOI berkomitmen untuk membangun profesionalisme, solidaritas, dan integritas jurnalis dalam menghadirkan informasi yang akurat serta mendukung pembangunan daerah dan pelestarian nilai-nilai kebangsaan.

(IL)

Tali Silaturahmi Terajut Kembali, Alumni SMAN 4 Karawang 1995 Bertemu dalam Reuni Penuh Cinta dan Kenangan

KARAWANG | UNGKAPREALITA.COM | Suasana penuh tawa, haru, dan nostalgia mewarnai reuni alumni SMA Negeri 4 Karawang angkatan 1995 yang digelar di Dewasena Café & Resto, kawasan belakang GOR Panatayudha Karawang, pada Minggu siang, 9 November 2025.

 

Pertemuan yang dihadiri puluhan alumni dari total 40 orang sekelas ini berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Setelah bertahun-tahun sibuk dengan kehidupan masing-masing, reuni ini menjadi ajang melepas rindu sekaligus mempererat kembali tali silaturahmi antar teman lama.

 

Dengan tema “Meningkatkan Silaturahmi, Terus Berlanjut Tanpa Batas Waktu”, acara berlangsung santai namun penuh makna. Para alumni larut dalam nostalgia masa putih abu-abu, saling bertukar cerita dan bernyanyi bersama lagu “Pertemuan” yang menjadi pengiring kenangan mereka.

 

Reuni ini tak sekadar ajang temu kangen. Sejumlah alumni kini telah meniti karier cemerlang di berbagai bidang turut hadir memeriahkan acara.

 

Di antaranya Pipik Taufik Ismail, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga menjadi ketua panitia reuni, Iis Puspita, Kapolsek Telukjambe Timur, Nace Permana, aktivis dan Ketua Umum Ormas Lodaya, serta R. Doni Suryanagara, pengusaha asal Karawang, juga beberapa tokoh lain hadir dari Indramayu dan daerah lainnya.

 

Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kekeluargaan tetap terjaga meski waktu dan profesi telah memisahkan.

 

Dalam sambutannya, Pipik Taufik Ismail menyampaikan rasa bahagia dan terima kasih kepada semua alumni yang hadir.

 

“Alhamdulillah, setelah tujuh tahun lamanya kita baru bisa kumpul lagi dalam suasana seperti ini. Banyak di antara kita yang kini punya kesibukan luar biasa, tapi hari ini kita kembali seperti dulu — satu kelas, satu cerita, satu tawa,” ujarnya disambut tepuk tangan hangat.

 

“Saya berharap reuni ini bukan sekadar temu kangen. Mari kita jaga silaturahmi ini, saling mendukung, saling mendoakan, dan terus terhubung. Karena sejatinya, teman sekolah adalah keluarga yang tumbuh bersama kenangan,” tambah Pipik.

 

Sementara itu, Nace Permana dalam kesempatan yang sama menyampaikan rasa haru dan bangganya dapat kembali berkumpul.

 

“Bertemu lagi setelah puluhan tahun ini seperti membuka album lama yang penuh cerita. Kita dulu belajar bersama, bercanda bersama, dan hari ini kita kembali dengan kisah hidup masing-masing,” kata Nace.

 

“Semoga momen ini menjadi pengingat bahwa di mana pun kita berada, persahabatan tidak akan pernah lekang oleh waktu,” tuturnya penuh makna.

 

Banyak peserta yang mengaku tak kuasa menahan haru saat mengenang masa sekolah.

 

Salah seorang alumni, Iis Puspita, menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan yang masih terjalin.

 

“Rasanya seperti kembali ke masa SMA. Dulu kita punya mimpi besar, dan hari ini melihat teman-teman sukses di jalannya masing-masing membuat saya bangga sekali,” ucapnya dengan senyum hangat.

 

Sementara itu, R. Doni Suryanagara, pengusaha sekaligus alumni, menuturkan kesannya.

 

“Saya kagum panitia bisa menyatukan kita lagi setelah sekian lama. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin, bukan hanya tujuh tahun sekali,”ungkapnya.

 

Acara ditutup dengan makan bersama,  sesi foto bersama dan diiringi hiburan karaoke bersama yang disedikan Cafe Dewasena. Beberapa alumni bahkan telah merencanakan pertemuan berikutnya dengan suasana yang lebih luas dan melibatkan guru-guru mereka.

 

Meski hanya berlangsung beberapa jam, reuni ini meninggalkan kesan mendalam bagi setiap peserta. Dalam senyum dan pelukan hangat, mereka menyadari bahwa waktu boleh memisahkan, tapi persahabatan akan selalu menemukan jalannya untuk kembali bersatu.

(Red)

Jadi Teladan, Camat Cibuaya dan Rescue Karang Taruna Gotong Royong Bersihkan Sampah Sungai

KARAWANG | UNGKAPREALITA.COM | Camat Cibuaya, Kabupaten Karawang, menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan turun langsung membersihkan sampah dan eceng gondok di aliran sungai sekunder wilayahnya, Minggu (09/11/2025).

 

Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan aparat kecamatan, perangkat desa, Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang, serta masyarakat sekitar. Dengan menggunakan peralatan sederhana, mereka bersama-sama membersihkan sungai dari tumpukan sampah dan tanaman liar yang menyumbat aliran air.

 

“Masalah sampah di sungai ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama. Kalau lingkungan bersih, kita juga yang merasakan manfaatnya,” ujar Camat Cibuaya di sela kegiatan.

 

Aksi tersebut mendapat apresiasi dari warga yang ikut serta. Mereka menilai langkah sang camat sebagai contoh nyata bagi pejabat lain agar lebih dekat dengan masyarakat dan peduli terhadap lingkungan.

 

“Saya salut dengan Pak Camat. Jarang ada pejabat yang mau turun langsung ke sungai seperti ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa rutin dilakukan,” ungkap salah satu warga.

 

Dalam kesempatan itu, Camat Cibuaya juga menyampaikan apresiasi dan harapan kepada Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang yang turut berperan aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

 

“Saya sangat mengapresiasi teman-teman Rescue Karang Taruna yang selalu hadir di tengah masyarakat. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi contoh bagi generasi muda untuk peduli terhadap kebersihan dan kelestarian alam,” ucapnya.

 

Camat Cibuaya berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dalam mengelola sampah rumah tangga agar tidak dibuang ke sungai.

 

“Kita ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan. Kalau sungainya bersih, aliran air lancar, dan wilayah kita terhindar dari banjir,” tambahnya.

 

Gerakan bersih-bersih sungai yang digagas Camat Cibuaya bersama Rescue Karang Taruna ini diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Karawang untuk melakukan kegiatan serupa dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

(IL)

Paket Tertahan Lama, Pelanggan SPX Datangi Gudang DC Berbah: Pelanggan Merugi Jutaan Rupiah

SLEMAN (DIY) | ungkaprealita.com – Sempat viral di media sosial, sejumlah pelanggan SPX (Shopee Express) datangi gudang DC (Distribution Center) di Kalurahan Berbah, Kapanewon Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Sabtu (08/11/2025) siang. Diketahui kedatangan mereka untuk mengeluhkan keterlambatan pengiriman paket yang diduga tertahan di gudang.

‎Menurut pantauan awak media di lapangan menunjukkan, beberapa pelanggan mendatangi langsung gudang DC Berbah untuk mencari kejelasan mengenai status paket mereka. Keterlambatan ini tidak hanya merugikan penjual online, namun juga pembeli yang membutuhkan barangnya dengan segera.

‎Banyak pelanggan yang mengaku paketnya tertahan hingga lebih dari satu minggu, yang menyebabkan kerugian finansial yang signifikan dalam dunia bisnis online.

‎Salah seorang pelanggan yang enggan disebut namanya kepada awak media mengatakan, ia mengaku mengalami kerugian lebih dari satu juta rupiah akibat keterlambatan ini. “Paket yang seharusnya sudah saya terima dalam 2-3 hari, namun sudah hampir seminggu ini masih tertahan di gudang DC Berbah,” ujarnya saat ditemui di sekitar gudang DC Berbah.

‎”Bisnis saya jualan online, jadi banyak sekali pesanan yang batal karena tidak tepat waktu,” imbuhnya.

‎Sementara itu, seorang pelanggan lainnya berharap pihak SPX segera dapat memberikan solusi dan meningkatkan kinerja logistik agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Masalah keterlambatan dan paket hilang di DC Berbah ini tampaknya bukan kejadian yang baru dan sudah terjadi beberapa kali sebelumnya, dan sempat juga viral di media sosial,” jelasnya.

(redaksi.)

Ikuti Saluran MY:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7ZDWBHAdNVR2Jkqr14

Kodim 0731/Kulonprogo Gelar Pemakaman Militer: Semayamkan Almarhum Pelda Purn Joko Santoso

KULONPROGO (DIY) | ungkaprealita.com – Kodim 0731/Kulon Progo melaksanakan Upacara Persemayaman Almarhum Pelda Purn Joko Santoso, di Rumah Duka Padukuhan Kebondalem RT 35 RW 11, dilanjutkan Pemakaman Secara Militer di TPU Gunung Tahunan, Padukuhan Polodadi, Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon, Kamis (6/11/2025).

Tanda Jasa yang dimiliki almarhum;

Satya Lencana Darma Nusa. Satya Lencana Kesetiaan VIII Tahun, Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun, Satya Lencana Kesetiaan XXVI Tahun dan Kartika Eka Paksi Nararya.

Upacara Persemayaman dilaksanakan di Rumah Duka Padukuhan Kebondalem RT.35 RW 11, Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Danramil 02/Temon Kapten Inf Triyono, Komandan Upacara Batituud Koramil 02/Temon Pelda Saman, Perwira Upacara Pasilog Kodim 0731/Kulon Progo Kapten Caj (K) Kelly Wijaya.

Inspektur Upacara dalam amanatnya menyampaikan, saya atas nama negara dan para hadirin, mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum.

Marilah bersama-sama kita memanjatkan doa kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga almarhum diampuni segala dosa kesalahannya, diterima amal bhaktinya dan ditempatkan di tempat yang lebih mulia daripada saat berada didunia, damai dan tenteram disisi-Nya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga tabah, tawakal dan ikhlas menerima musibah ini, dan bagi kita semua semoga dapat mengambil hikmah, bahwa sesungguhnya kita semua akan kembali pada-Nya, agar dapat menjadikan diri kita semakin beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Selesai pelaksanaan upacara persemayaman, jenazah almarhum diberangkatkan menuju TPU Gunung Tahunan, Padukuhan Polodadi, Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon, dan selanjutnya dilaksanakan prosesi Upacara Pemakaman Secara Militer.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Danramil 02/Temon Kapten Inf Triyono, Komandan Upacara Batituud Koramil 02/Temon Pelda Saman, Perwira Upacara Pasi Ops Kodim 0731/Kulon Progo Kapten Inf Ngasiman.

(redaksi.)