Jumat, Oktober 30, 2026

Video Remaja Bawa Sajam Viral, 13 Remaja Diamankan Polisi di Bantul

BANTUL — www.ungkaprealita.com Sebanyak 13 remaja diamankan jajaran kepolisian di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Minggu (4/10/2026).

Penangkapan tersebut dilakukan setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah remaja diduga membawa senjata tajam (sajam).

Informasi yang dihimpun, ke-13 remaja tersebut diamankan oleh petugas dari tiga wilayah kepolisian sektor, yakni Polsek Kretek, Polsek Sanden, dan Polsek Pleret.

Video yang beredar di media sosial tersebut kemudian mendapat perhatian aparat kepolisian. Polisi bergerak cepat melakukan penelusuran hingga akhirnya sejumlah remaja berhasil diamankan.

Kasi Humas Polres Bantul IPTU Rita Hidayanto membenarkan adanya pengamanan terhadap 13 remaja tersebut.

Berita Lainnya  JELANG MUSDA XI GOLKAR GUNUNGKIDUL, EMPAT TOKOH MASUK BURSA KETUA! SYARIF GUSKA MUNDUR, NAMA SINGGIH MURDIANTO MENCuat

Menurut Rita, para remaja yang diamankan dari tiga polsek tersebut selanjutnya telah diserahkan ke Mapolres Bantul untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat, para remaja tersebut diduga kerap membuat keresahan di sejumlah wilayah Bantul dan sekitarnya. Bahkan, muncul dugaan mereka terlibat aksi yang oleh masyarakat disebut sebagai “klitih”.

Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui hasil pemeriksaan dan penyelidikan kepolisian. Status serta peran masing-masing remaja juga masih menunggu proses hukum yang dilakukan aparat.

Pengamanan ini menjadi perhatian publik, khususnya setelah video yang diduga memperlihatkan remaja membawa sajam menyebar luas di media sosial.

Berita Lainnya  Ada Apakah Denggan Wakil Bupati Gunungkidul Tidak tampak Hadir Pada Hari jadi gunungkidul Ke196.

Polisi kini melakukan pemeriksaan untuk mengetahui asal-usul sajam, tujuan membawa senjata tersebut, serta apakah ada tindak pidana lain yang berkaitan dengan para remaja tersebut.

Masyarakat diimbau tidak melakukan tindakan sendiri dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Setiap perkembangan kasus tersebut diharapkan disampaikan secara resmi oleh pihak kepolisian.

Red

ARTIKEL LAINNYA

NASIONAL

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Make it modern

Most Popular

Make it modern

Make it modern

INDEKS