Senin, September 28, 2026

GEGER! Ayah di Kudus Tusuk Anak Kandung hingga Tewas, Diduga Kesal Kerap Pulang Mabuk dan Memukuli Keluarga

  1. KUDUS, JAWA TENGAH –www.ungkaprealita.com Peristiwa tragis terjadi di Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Seorang ayah berinisial TG (70) diamankan polisi setelah diduga menusuk anak kandungnya, FA (34), hingga meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 24 September 2026 sekitar pukul 23.30 WIB. Polisi menyebut korban dan ayahnya tinggal serumah.

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, korban pulang ke rumah dalam kondisi yang diduga dipengaruhi minuman keras. Tak lama kemudian terjadi perselisihan antara ayah dan anak tersebut.

Dalam pemeriksaan, TG mengaku kesal karena korban disebut kerap pulang dalam kondisi mabuk dan sebelumnya sering melakukan kekerasan terhadap orang tuanya. Polisi masih mendalami secara menyeluruh rangkaian kejadian yang berujung pada penusukan tersebut.

Berita Lainnya  Kasmanta Maju sebagai Calon Lurah , Bukan Ambisi Jabatan tetapi Tekad Mengabdi

TG diduga menggunakan pisau dapur dalam kejadian tersebut. FA mengalami luka tusuk pada bagian dada dan sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, setelah menjalani perawatan, kondisi korban memburuk dan FA dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 01.45 WIB pada Jumat (25/9/2026).
Kapolsek Jati AKP Subkhan membenarkan adanya kasus kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan korban meninggal dunia. TG kemudian diamankan dan menjalani pemeriksaan.

Polisi masih mendalami motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut, termasuk hubungan antara korban dan terduga pelaku sebelum kejadian. Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Berita Lainnya  CATATAN DEMOKRASI GUNUNGKIDUL: PILUR SERENTAK 31 KALURAHAN BERJALAN DAMAI, WARGA TUNJUKKAN KEDewasaan Berdemokrasi

Kepala Desa Jati Kulon, Hery Supriyanto, mengatakan perselisihan antara korban dan ayahnya disebut bukan kali pertama terjadi. Menurut keterangan yang disampaikan kepada media, keduanya kerap terlibat cekcok ketika korban pulang malam dalam kondisi mabuk.

Kasus tersebut kini ditangani aparat kepolisian. Penetapan dan proses hukum terhadap TG dilakukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang dikumpulkan kepolisian.

Redaksi

ARTIKEL LAINNYA

NASIONAL

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Make it modern

Most Popular

Make it modern

Make it modern

INDEKS