Senin, Maret 2, 2026

Vedeo Kekerasan Oleh Guru Terhadap Siswa Saat Ujian Menuai Banyak Kecaman

DEMAK | UNGKAPREALITA.COM | Sebuah rekaman video yang menampilkan aksi kekerasan seorang guru terhadap siswanya di dalam kelas saat ujian tengah berlangsung telah menyebar luas dan memicu banyak kecaman dari publik. peristiwa ini sangat memprihatinkan ini terjadi di sebuah sekolah menengah pertama di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.

Dalam video yang berdurasi singkat terlihat seorang pria dewasa, yang diidentifikasi sebagai guru, berdiri di atas meja dan memarahi sejumlah siswa. Tanpa peringatan, ia langsung melayangkan tendangan ke arah kepala salah satu siswa sebanyak dua kali, disaksikan oleh siswa-siswa lain di kelas tersebut.

Berita Lainnya  Gelar Buka Puasa Bersama Ormas DIY & Mahasiswa, Humoriezt Siap Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

Peristiwa ini diketahui terjadi pada Selasa siang, 10 Juni 2025, di salah satu ruang kelas VII. Tindakan kekerasan tersebut diduga dipicu oleh suara siulan yang terdengar di tengah suasana ujian. Ironisnya, tidak ada siswa yang mengakui perbuatan tersebut, beberapa justru menunjuk ke arah luar jendela, mengindikasikan suara berasal dari luar sekolah.

Momen menjelang aksi kekerasan terekam jelas, di mana guru tersebut sempat berujar, “Tidak ada orang,” sebelum naik ke atas meja dan melakukan tendangan. Tindakan ini memunculkan pertanyaan serius mengenai kontrol emosi dan profesionalisme seorang pendidik di lingkungan belajar.

Berita Lainnya  Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gunungkidul Serahkan Bantuan Traktor: Kerja Nyata Gerindra Dalam Ketahanan Pangan

Kasus kekerasan ini kini tengah dalam proses penanganan oleh pihak berwenang. Sejumlah individu, baik dari kalangan pendidik maupun siswa, telah dimintai keterangan untuk menyelidiki secara menyeluruh kronologi kejadian dan motif di balik tindakan tersebut.

Insiden ini kembali menyoroti urgensi pengawasan perilaku pendidik dan pentingnya penanganan emosi yang tepat dalam dunia pendidikan. Kekerasan dalam bentuk apa pun, terutama yang dilakukan oleh figur pendidik, tidak dapat dibenarkan dan berpotensi meninggalkan dampak traumatis bagi siswa. Kejadian ini menjadi pengingat pahit akan kebutuhan mendesak untuk memastikan lingkungan sekolah menjadi tempat yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak.**

Berita Lainnya  Gelar Buka Puasa Bersama Ormas DIY & Mahasiswa, Humoriezt Siap Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

[Tim]

ARTIKEL LAINNYA

NASIONAL

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Make it modern

Most Popular

Make it modern

Make it modern

INDEKS