Senin, Mei 11, 2026

PPID se-Jawa Tengah Ikuti Bimtek Visualisasi dan Digitalisasi Informasi

SURAKARTA | UNGKAPREALITA.COM | Lebih dari 70 Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Lor In Syariah, Surakarta, pada 18–19 November 2024.

Mengusung tema “Pentingnya Visualisasi dan Digitalisasi Keterbukaan Informasi”, para peserta mendapatkan materi langsung dari para akademisi, praktisi pemerintahan, dan jurnalis.

Kepala Bidang Statistik Diskominfo Jateng, Hita Yoga Pratyaksa, dalam sambutannya mengatakan bahwa keterbukaan informasi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Berita Lainnya  Ratusan Buruh Yogyakarta Gelar Aksi Damai di Tugu Jogja, Desak Pengesahan RUU Ketenagakerjaan dan Penyelesaian Masalah PHK

“Keterbukaan informasi memberikan akses kepada masyarakat untuk mengetahui dan mengawasi pelaksanaan program serta kebijakan pemerintah. Dengan begitu, akan tercipta transparansi dan akuntabilitas, terutama di Jawa Tengah,” ujar Hita, saat membuka kegiatan pada Senin malam (18/11/2024).

Ia menegaskan, bimtek ini penting untuk memperkuat kapasitas para PPID agar mampu menyampaikan informasi terkait kebijakan, program, kegiatan, serta hasil pembangunan secara transparan kepada masyarakat.

“Sesuai dengan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, informasi adalah hak seluruh warga negara Indonesia. Maka semua lembaga yang dibiayai APBN maupun APBD, baik instansi pemerintah maupun non-pemerintah, wajib menyampaikan informasi secara terbuka,” tegasnya.

Berita Lainnya  Tanpa Hambatan, TMMD ke-128 di Sidorejo Targetkan 100% Selesai Sebelum Penutupan

Salah satu narasumber, fotografer dan jurnalis senior Maulana Muhammad Fahmi, mengungkapkan bahwa media visual seperti foto dan video kini menjadi sarana utama dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Sekarang masyarakat lebih cepat dan tertarik menyerap informasi dalam bentuk visual. Maka penyampaian pesan lewat foto dan video harus dilakukan secara benar sesuai prinsip jurnalistik,” jelas Fahmi.

Ia menambahkan, foto jurnalistik harus bersifat objektif, tidak dimanipulasi, mampu menyampaikan pesan yang jelas, serta memiliki nilai artistik agar menarik dan mudah diterima audiens.

( Diskominfo.Jatengprov.go.id )

 

ARTIKEL LAINNYA

NASIONAL

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Make it modern

Most Popular

Make it modern

Make it modern

INDEKS