Kamis, Oktober 29, 2026

IWO sulsel kecam keras tindakan kekerasan terhadap dua jurnalis yang meliput Demo di Mapolda sulsel

PALEMBANG _www.ungkaprealita.com Kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi di Sumatera Selatan. Dua awak media menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang berbaju hitam saat sedang meliput aksi demonstrasi mahasiswa di depan Markas Polda Sumatera Selatan, Selasa (13/10/2026) .

Kedua jurnalis yang menjadi korban adalah Rahmat Kurniawan dari Tribun Sumsel dan Mulyadi dari PalTV. Dalam insiden tersebut, Rahmat mengalami pendarahan di bagian hidung akibat pengeroyokan membabi buta, sementara Mulyadi mengalami luka memar di wajah serta luka robek pada bibir saat berusaha melerai rekannya . Keduanya kemudian mendapatkan perawatan di RS Bhayangkara Palembang .

Berita Lainnya  GEGER MALIOBORO! DEMO 2 PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN BERUJUNG RICUH, SEJUMLAH ORANG DIAMANKAN POLISI

Kejadian ini memicu kecaman luas dari berbagai organisasi pers, termasuk Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Prabumulih dan SMSI Sumatera Selatan yang mendesak aparat kepolisian segera mengusut kasus ini hingga tuntas .

Ketua DPW Ikatan Wartawan Online (IWO) Indonesia Sumatera Selatan, Sakren, menyampaikan keprihatinan sekaligus kecaman keras atas tindakan kekerasan tersebut terhadap dua jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistik .

“Kami dari IWO Indonesia sangat menyayangkan kejadian ini dan mengecam keras tindakan sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap dua saudara kami yang sedang menjalankan tugas mulia untuk memberikan informasi kepada publik,” tegas Sakren .

Berita Lainnya  GEGER! DUA ANAK MENTERI JADI TENAGA AHLI, .LSM TRIGA DIY, DESAK PRABOWO EVALUASI DAN PECAT MENTERI HAJI

Menurut Sakren, jurnalis memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Oleh karena itu, segala bentuk intimidasi, penghalangan, maupun kekerasan terhadap wartawan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun .

Ia berharap aparat penegak hukum bergerak cepat mengungkap peristiwa tersebut, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta menangkap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku .

“Kami meminta institusi Polri, khususnya Polda Sumsel, segera bertindak cepat untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku yang telah mencederai rekan-rekan jurnalis kami. Kebebasan pers dan keselamatan jurnalis harus senantiasa dijamin, agar informasi dapat disampaikan kepada masyarakat tanpa rasa takut,” ujar Sakren .

Berita Lainnya  IRONI DEMOKRASI DESA! PILUR 2027 MASIH JAUH, GERILYA POLITIK MULAI BERGERAK, RAKYAT MASIH BERJUANG UNTUK MAKAN

Redaksi
Ungkapreaita. Com

ARTIKEL LAINNYA

NASIONAL

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Make it modern

Most Popular

Make it modern

Make it modern

INDEKS