Senin, Maret 2, 2026

Buntut Dugaan Keracunan Menu MBG, Dua SPPG di Kapanewon Wonosari Ditutup Sementara

GUNUNGKIDUL (DIY) | ungkaprealita.com – Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul dihentikan sementara pada Senin (6/10/2025). Pemberhentian 2 (dua) SPPG tersebut diduga imbas adanya dugaan keracunan yang terjadi di SD N Piyaman 3 serta MTsN 4 Gunungkidul beberapa waktu lalu.

Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan mengatakan ada dua dapur SPPG yang ditutup yakni yang SPPG Jeruksari dan juga SPPG Siraman.

“Ada dua dapur, yang pertama itu di SPPG Jeruksari dan SPPG Siraman,” kata Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan saat dihubungi via pesan WhatsApp, Senin (6/10/2025) malam.

Berita Lainnya  Gelar Buka Puasa Bersama Ormas DIY & Mahasiswa, Humoriezt Siap Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

“SPPG Jeruksari menjadi suplier pendistribusian di SD N Piyaman 3, serta untuk SPPG Siraman pendistribusiannya di MTsN 4 Gunungkidul.” Imbuh Dandim.

Lebih lanjut dijelaskan, masing-masing SPPG tersebut sementara tidak beroperasi sembari menunggu hasil lab Dinas Kesehatan serta syarat yang harus dipenuhi untuk SPPG salah satunya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)

Sedangkan untuk penyebabnya, Roni mengungkapkan, terkait kasus dugaan keracunan MBG yang terjadi di Wonosari beberapa waktu lalu salah satunya di SD N Piyaman 3. Namun Roni memastikan 2 (dua) SPPG itu hanya ditutup sementara sembari untuk melakukan perbaikan secara internal dalam SPPG tersebut.

Berita Lainnya  Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gunungkidul Serahkan Bantuan Traktor: Kerja Nyata Gerindra Dalam Ketahanan Pangan

Terpisah, salah seorang wali siswa ABS (38) mengatakan, pemberitahuan pemberhentian SPPG tersebut didapat para wali siswa melalui pesan grup WhatsApp.

Lebih lanjut, ABS mengaku takut terhadap keselamatan anaknya karena maraknya dugaan keracunan menu MBG. “Dengan maraknya dugaan keracunan menu MBG, saya takutkan kepada anak-anak karena menurut saya tidak semua anak itu memiliki daya tahan tubuh imun yang sama,” ungkapnya, Senin (6/10/2025) malam.

Hingga berita ini dipublikasikan reporter ungkaprealita.com tengah mengubungi kepala SPPG Jeruksari, Ahmad Faizal. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi terkait pemberhentian operasi SPPG tersebut.

Berita Lainnya  Gelar Buka Puasa Bersama Ormas DIY & Mahasiswa, Humoriezt Siap Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

Penulis: Arf_UR.
Editor: Redaksi.

Ikuti Saluran UR:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb6vl7P0LKZ4oGQ1wA0B

ARTIKEL LAINNYA

NASIONAL

- Advertisement -spot_img

Berita Terbaru

Make it modern

Most Popular

Make it modern

Make it modern

INDEKS