Kulonprogo (DIY) _ungkaprealita.com
Suasana duka yang teramat mendalam menyelimuti warga Kulwaru, Wates, Kulon Progo. Tangis haru pecah saat jenazah K (55) dan putri tercintanya, H (21), diantarkan ratusan pelayat menuju peristirahatan terakhirnya di Makam Tegalraga, Senin (12/10).
Takdir menuntun ibu dan anak ini untuk dimakamkan secara berdampingan dalam satu liang lahat—perjalanan bersama yang abadi hingga ke liang kubur.
​Tak ada yang menyangka, pamitnya sang anak bersama ibunya pada Minggu siang (11/10/2026) itu menjadi pamitan terakhir. Jalur Purworejo–Wates, tepatnya di Dusun Kuwonan/Seworan, Kalurahan Triharjo, mendadak menjadi saksi bisu tragedi pilu yang merenggut dua nyawa sekaligus.
​​Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 14.50 WIB. Saat itu, H (21) sedang mengemudikan sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi AB 2407 HL, memboncengkan sang ibu, K (55), melaju dari arah selatan menuju utara.
​Perjalanan yang semula biasa saja mendadak berubah menjadi petaka dalam hitungan detik:
​Pakaian Terlilit:
Sesampainya di lokasi kejadian, ujung pakaian panjang atau gamis yang dikenakan sang ibu diduga terkulai ke bawah hingga masuk dan terlilit erat pada gir belakang motor.
​Hilang Kendali:
Hentakan keras akibat putaran roda yang mendadak terkunci membuat sepeda motor oleng hebat dan kehilangan kendali.
​Terlempar dari Badan Jalan:
Kendaraan langsung terlempar keluar dari badan jalan ke sisi barat utama, mengakibatkan benturan keras.
​Dampak Fatal:
Sang ibu, K, meninggal dunia di lokasi kejadian (TKP) akibat luka parah. Sementara sang anak, H, sempat dilarikan ke RSUD Wates sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan medis.
➡️ ​Pelajaran Berharga untuk Kita Semua
​Bukan karena kecepatan tinggi atau ugal-ugalan, kecelakaan tunggal ini menjadi tamparan keras bagi kita semua tentang bahaya terselubung dari ujung pakaian yang menjuntai.
Gamis, rok lebar, jas hujan ponco, hingga selendang acap kali menjadi ancaman tak terlihat saat naik motor.
​Agar musibah serupa tak terulang pada diri kita atau orang-orang terkasih, pastikan untuk selalu mawas diri saat berkendara:
​Jepit atau Duduki Ujung Pakaian:
Tarik dan rapikan kain gamis/rok panjang ke depan atau duduki rapat sebelum motor dijalankan.
​Pastikan Pelindung Rantai Terpasang: Pastikan cover rantai dan gir motor terpasang sempurna untuk meminimalkan risiko kain tersangkut.
​Gunakan Jas Hujan Model Baju-Celana: Hindari penggunaan jas hujan ponco saat mengendarai sepeda motor.
​Saling Sapa di Jalan:
Jika melihat pengendara lain dengan baju menjuntai mendekati roda, jangan ragu untuk membunyikan klakson dan mengingatkannya dengan sopan.
​Selamat jalan untuk almarhumah ibu dan anak… Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa, menerima seluruh amal ibadah, dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan. Al-Fatihah.
Redaksi
Ungkap realita. Com.
​

